BERITACIKARANG.COM, CIBITUNG – Jalan Raya Kali CBL di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, mengalami kerusakan parah akibat retak dan amblas di sejumlah titik. Kondisi ini membuat jalur tersebut tak dapat dilalui kendaraan roda empat, sementara pengendara sepeda motor diimbau berhati-hati, terutama pada malam hari karena minimnya penerangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyebutkan bahwa terdapat tiga titik ruas jalan yang mengalami keretakan dan amblas. Kerusakan ini diduga sebagai dampak lanjutan dari banjir yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Bekasi.
“Jalan ini berada di atas tanggul tanpa penahan tanah. Akibat banjir kemarin, tanah di bawahnya tergerus sehingga lama-kelamaan terjadi longsor dan jalan ikut turun,” ujar Asep saat meninjau lokasi kerusakan di Desa Kertamukti dan Desa Muktiwari pada Selasa (21/04).
BACA: Sempat Ditinjau Bupati, Jalan CBL Kertamukti Tak Kunjung Diperbaiki
Untuk mengatasi permasalahan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan segera membangun turap atau tembok penahan tanah (TPT) di lokasi yang terdampak. Asep memastikan bahwa anggaran untuk penanganan sudah tersedia dan pelaksanaan akan segera dimulai. “Anggaran sudah ada, tim ahli juga sudah bergerak. Tinggal pelaksanaannya saja. Insya Allah secepatnya,” kata Asep.
Ia menambahkan, pembangunan TPT akan diprioritaskan pada titik-titik yang dinilai paling rawan. Pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi potensi kerusakan serupa di lokasi lain.
“Kita petakan mana yang sudah terjadi dan mana yang berpotensi. Yang rawan akan segera kita bangun penahan tanahnya. Secara bertahap, dalam lima tahun ke depan kita targetkan bisa tertangani semua,” jelasnya.
Selain membangun tembok penahan tanah, Asep memastikan pemerintah juga akan memperbaiki badan jalan yang terdampak kerusakan. Dia menegaskan bahwa perbaikan tidak hanya fokus pada struktur penahan tanah, tetapi juga pada infrastruktur jalan agar kembali layak dilalui. “Kalau tembok penahan tanah sudah dibangun, otomatis jalannya juga akan kita perbaiki. Tidak mungkin hanya temboknya saja,” tegasnya.
Sementara itu, masyarakat diimbau untuk menggunakan jalur alternatif hingga perbaikan rampung berlangsung. Pengendara juga diingatkan untuk lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut, terutama pada malam hari. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















