Progres Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Capai 65,2 Persen

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi telah mencapai 65,2 persen. Pemerintah menargetkan penyelesaian proyek ini pada Juni 2026, sehingga gedung sekolah yang berdiri di atas lahan seluas 5,4 hektare tersebut dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru di Juli 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya ditujukan untuk siswa baru, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak yang sebelumnya putus sekolah untuk melanjutkan pendidikan formal mereka.

Bacaan Lainnya

“Ada anak-anak yang usianya sudah 13 tahun tapi baru masuk SD karena sempat putus sekolah. Anak-anak seperti ini akan kita dorong untuk kembali bersekolah,” ujar Asep, Selasa (19/05).

BACA: Pemkab Bekasi Siapkan Lahan untuk Sekolah Rakyat Program Presiden Prabowo

Asep menambahkan, program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga yang termasuk dalam kategori desil 1 dan desil 2, yaitu kelompok masyarakat miskin dan miskin ekstrem berdasarkan data pemerintah pusat.

“Prioritas kami adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu, termasuk mereka yang putus sekolah. Semua data diverifikasi berdasarkan kategori desil 1 dan desil 2,” tambahnya.

Pada tahap awal pelaksanaan program, Kabupaten Bekasi mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 270 siswa yang akan dibagi menjadi sembilan rombongan belajar (rombel). Tiga rombel masing-masing diperuntukkan bagi tingkat SD, SMP, dan SMA.

Berdasarkan data sementara, tercatat ada 10 calon siswa SD, 31 siswa SMP, dan 80 siswa SMA yang telah mendaftar.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Alamsyah, menjelaskan bahwa pendataan calon siswa dilakukan menggunakan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang diverifikasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

“Dari data yang kami miliki, terdapat 38.180 keluarga di Kabupaten Bekasi yang masuk kategori desil 1 dan 47.058 keluarga dalam kategori desil 2, yang berpotensi masuk dalam program ini,” ungkap Alamsyah.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh biaya pendidikan di Sekolah Rakyat akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. “Mulai dari awal masuk hingga lulus semuanya gratis. Bahkan fasilitas penunjang seperti asrama juga telah disiapkan,” pungkasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait