Difalisitasi Tim Formatur, Cecep Noor dan Sarif Marhaendi ‘Bersaing’ untuk Kursi Ketua PPP Kabupaten Bekasi

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X DPC PPP Kabupaten Bekasi dengan agenda pembentukan tim formatur, Selasa (28/04).
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X DPC PPP Kabupaten Bekasi dengan agenda pembentukan tim formatur, Selasa (28/04).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X dengan agenda pembentukan tim formatur.

Kegiatan yang bertempat di salah satu hotel di Kecamatan Cikarang Selatan tersebut turut dihadiri perwakilan dari DPP, perwakilan dari DPW, jajaran pengurus DPC, perwakilan dari masing-masing PAC, organisasi sayap dan perwakilan sejumlah partai politik di Kabupaten Bekasi.

Bacaan Lainnya

Starring Comitte (SC) Muscab-X PPP Kabupaten Bekasi, Himawan Abror mengatakan, agenda dalam Muscab ke-X itu memilih 7 tim formatur yang terdiri dari 1 orang dari DPP, 1 orang dari DPW, 1 orang dari DPC dan 4 dari PAC.

“Nantinya, tim formatur itu merundingkan pembentukan kepengurusan baru periode 2026 – 2031 untuk DPC PPP Kabupaten Bekasi. Jadi untuk saat ini kita belum tahu siapa ketua dan pengurusnya. Semua keputusan berada di tangan tim,” kata Himawan Abror yang akrab disapa Thole, Selasa (28/04).

BACA: Cecep Noor Terpilih Sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi Versi Djan Farid

Dalam Muscab tersebut, dua nama mencuat sebagai kandidat kuat untuk menduduki kursi Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi. Mereka adalah Cecep Noor (petahana) dan Sarif Marhaendi (anggota DPRD Kabupaten Bekasi). Kedua tokoh ini dinilai memiliki peluang besar untuk memimpin parpol berlambang ka’bah di Kabupaten Bekasi pada periode mendatang.

“Kami berharap Muscab ini berjalan Lancar, aman dan damai. Yang paling penting usai dilaksanakannya Muscab, PPP ini dapat menyusun strategi yang matang menghadapi Pemilu 2029 mendatang,” kata dia.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menekankan pentingnya membangun hubungan emosional dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan PPP dalam merebut kursi legislatif maupun eksekutif pada Pemilu yang akan datang sangat bergantung pada kedekatan para kader dengan masyarakat.

“Kunci utamanya adalah silaturahmi. Kader harus rajin turun ke bawah, bertemu langsung dengan masyarakat. Tatap muka dan salaman memiliki dampak yang lebih kuat dibandingkan hanya mengandalkan media sosial. Hubungan emosional yang terbangun dengan masyarakat akan menjadi fondasi kuat untuk memenangkan hati mereka,” tutur Uu.

Ia juga menambahkan bahwa jika hubungan emosional telah terjalin dengan baik, maka dukungan masyarakat akan tetap kokoh meskipun ada berbagai tekanan atau godaan materi dari pihak lain.

“Insya Allah kalau sudah terjadi hubungan emosional dengan masyarakat, calon yang kita usung tidak akan robah sekalipun ada gempuran materi yang diberikan, gempuran sembako, gempuran uang dan lainnya,” kata dia.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi, Muscab DPC PPP Kabupaten Bekasi ke-X dengan agenda pembentukan tim formatur tersebut berakhir tanpa keputusan final. Untuk sementara waktu, proses tersebut diambil alih DPW PPP Jawa Barat hingga keputusan akhir dapat dicapai. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait