BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi berakhir tanpa keputusan final terkait pembentukan tim formatur. Untuk sementara waktu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat mengambil alih proses tersebut hingga keputusan akhir dapat dicapai.
Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyampaikan bahwa langkah ini diambil karena terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang dinilai belum lengkap. “Bukan berarti tidak ada persyaratan yang dipenuhi, ada. Namun ada beberapa hal yang harus disempurnakan agar tidak menimbulkan gugatan atau maladministrasi,” kata dia, usai menghadiri Muscab ke-X DPC PPP Kabupaten Bekasi di salah satu hotel di Cikarang Selatan, Selasa, (28/04).
Uu menjelaskan bahwa seluruh peserta Muscab yang memiliki hak pilih dalam pembentukan tim formatur akan diverifikasi terlebih dahulu sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada peserta ilegal yang terlibat dalam forum tersebut. Adapun dalam Muscab kali ini, total suara yang terlibat dalam pembentukan tim formatur berjumlah 25 suara, terdiri dari 23 suara Pengurus Anak Cabang (PAC), satu suara dari DPC, dan satu suara dari unsur organisasi sayap.
“Semua harus melalui verifikasi. Yang tidak memiliki hak pilih tidak boleh masuk,” tegas Uu.
Salah satu Calon Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Sarif Marhaendi mengungkapkan bahwa semangat kader di tingkat PAC sebenarnya cukup tinggi untuk mengikuti agenda tersebut. Namun, pelaksanaan di lapangan justru terkendala karena lemahnya kesiapan panitia.
“Saya melihat teman-teman PAC yang hari ini betul-betul semangat ingin melaksanakan kewajibannya dan haknya. Tapi ya ternyata pada saat ini panitia penyelenggaranya saja tidak ada di tempat,” ujar dia.
Menurutnya, ketiadaan panitia penyelenggara saat Muscab berlangsung menjadi faktor utama yang mendorong DPW mengambil alih jalannya acara. “Karena panitia penyelenggara saja tidak ada di lokasi pada saat sidang tadi, langsung pihak DPW menyatakan bahwa sidang selanjutnya akan dilanjut di DPW,” jelas dia.
Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan kurangnya kesiapan dalam mengelola agenda penting partai. Meski demikian, ia berharap dinamika ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat soliditas partai ke depan. “Dinamika ini mudah-mudahan memperkuat kebersamaan Partai PPP, agar ke depannya bisa lebih hebat lagi dan bisa menjadi partai pemenang di Kabupaten Bekasi,” pungkas dia.
Adapun sidang lanjutan pembentukan tim formatur direncanakan akan digelar di Kantor DPW PPP Jawa Barat di Bandung pada 29 April 2026 pukul 13.00 WIB. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















