BERITACIKARANG.COM, SERANG BARU – Sebanyak 36 ribu liter air bersih didistribusikan ke Kampung Babakan RT 13 RW 06, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau.
Staf Kaur Umum Desa Sukasari, Subekti, mengatakan pendistribusian dilakukan secara bertahap selama tiga hari sejak Rabu (15/07). Penyaluran air bersih melibatkan BPBD Kabupaten Bekasi dan BBWS Ciliwung Cisadane, dibantu oleh aparatur pemerintah desa, Destana, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.
“Sebanyak 36 ribu liter air bersih sudah disalurkan kepada 150 kepala keluarga yang terdampak krisis air bersih,” kata Subekti, Jumat (17/07).
Menurut dia, Kampung Babakan menjadi satu-satunya titik di Desa Sukasari yang mengalami krisis air bersih. Kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap musim kemarau, meski pada 2024 dan 2025 tidak terdampak karena intensitas kemarau dinilai tidak terlalu parah.
BACA: BPBD Kabupaten Bekasi Imbau Warga Waspadai Dampak Musim Kemarau
“Ini sudah lama, hampir setiap tahun saat musim kemarau seperti ini. Hanya memang tahun 2024 dan 2025 tidak terdampak karena mungkin kemaraunya tidak terlalu parah,” ujarnya, Jum’at (17/07).
Pemerintah Desa Sukasari berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara permanen melalui pembangunan jaringan pipa air bersih ke permukiman warga. Usulan penyediaan layanan PDAM telah dikoordinasikan bersama pengurus RT/RW, termasuk membuka peluang pendanaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, mengatakan krisis air bersih tidak hanya terjadi di Desa Sukasari. Hingga saat ini terdapat 38 titik terdampak yang tersebar di delapan desa pada empat kecamatan di Kabupaten Bekasi.
Sejak 9 Juni 2026, BPBD Kabupaten Bekasi telah menyalurkan total 821 ribu liter air bersih kepada warga terdampak. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan PMI, BBWS Ciliwung Cisadane, serta sejumlah perusahaan di Kabupaten Bekasi.
“Kita bekerja sama dengan PMI, BBWS Ciliwung Cisadane dan sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi,” kata Dodi.
BPBD mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih juga diminta segera melapor kepada pemerintah desa atau BPBD agar dapat segera dilakukan asesmen dan penyaluran bantuan. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















