BERITACIKARANG.COM, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Posisi tersebut kini digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi.
Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Selasa (02/06) malam.
“Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian di Badan Gizi Nasional. Pertama, saudara Dadan sebagai Kepala BGN, kedua saudara Lodewyk Pusung sebagai Wakil Kepala BGN, ketiga saudara Sony Sonjaya sebagai Wakil BGN, tentunya disertai dengan ucapan terima kasih atas kerja keras dan dedikasi selama ini,” ujar Prasetyo Hadi.
Lebih lanjut, Prasetyo juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Selain itu, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono juga ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN yang baru.
BACA: 190 Dapur SPPG MBG di Kabupaten Bekasi Abaikan SLHS
Pencopotan Dadan Hindayana tidak lepas dari sejumlah permasalahan yang terjadi selama masa kepemimpinannya. Salah satu isu utama adalah insiden keracunan anak sekolah yang menerima manfaat dari program unggulan Badan Gizi Nasional, yakni program makan bergizi gratis (MBG). Insiden ini memicu pembekuan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang bertanggung jawab sebagai penyedia menu untuk program tersebut.
Berdasarkan data terbaru, sejak program MBG dimulai pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026, terdapat 27.208 SPPG yang beroperasi di seluruh Indonesia. Namun, sebanyak 8.182 di antaranya telah mengalami suspend akibat berbagai pelanggaran dan insiden yang terjadi.
Program MBG sendiri merupakan salah satu inisiatif unggulan Presiden Prabowo yang telah disosialisasikan sejak masa kampanye Pilpres 2024. Program ini bertujuan untuk memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi, terutama bagi siswa sekolah.
Hingga 3 Maret 2026, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai 61.239.037 orang, dengan 49.057.682 di antaranya merupakan pelajar. (RIZ)
















