Diduga Dipicu Korsleting Listrik, Warung Nasi Padang di Karang Bahagia Ludes Terbakar

Sebuah rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai warung Nasi Padang di Kampung Pelaukan RT 02/01, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar pada Sabtu (18/07) petang.
Sebuah rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai warung Nasi Padang di Kampung Pelaukan RT 02/01, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar pada Sabtu (18/07) petang.

BERITACIKARANG.COM, KARANG BAHAGIA – Sebuah rumah toko (ruko) yang digunakan sebagai warung Nasi Padang di Kampung Pelaukan RT 02/01, Desa Karang Rahayu, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, ludes terbakar pada Sabtu (18/07) petang.

Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian plafon bangunan.

Bacaan Lainnya

Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi menerima laporan sekitar pukul 18.58 WIB dan langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

Komandan Regu (Danru) Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, M. Sutisna, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden ini,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan pemilik usaha, api diduga berasal dari korsleting listrik di atas plafon bangunan. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar setelah menyambar area dapur yang terdapat kompor dengan tabung gas.

BACA: Awas Korsleting Listrik! Simak Tips Damkar Kabupaten Bekasi Cegah Kebakaran Rumah Saat Ditinggal Mudik

“Api diduga berasal dari korsleting listrik di atas plafon. Karena di bawahnya ada kompor dengan tabung gas, api menyambar cepat sehingga tidak bisa dipadamkan secara mandiri,” ujarnya.

Sementara itu pemilik usaha warung Nasi Padang, Nasar memastikan saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas memasak di dalam warung. Menurutnya, karyawan hanya berjaga, sedangkan dirinya sedang berada di rumah yang tidak jauh dari lokasi untuk menunaikan salat Magrib.

“Di warung ada karyawan saya yang nunggu. Tidak lagi menyalakan kompor gas, tidak sama sekali,” kata Nasar.

Petugas berhasil memadamkan api sebelum merembet ke bangunan lain. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara kerugian akibat peristiwa tersebut masih didata. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait