Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny saat menghadiri peresmian Puskesmas Cibatu beberapa waktu lalu. Puskesmas Cibatu menjadi salah satu dari 9 Puskesmas yang rencananya akan mengikuti proses akreditasi di tahun 2019 ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny saat menghadiri peresmian Puskesmas Cibatu beberapa waktu lalu. Puskesmas Cibatu menjadi salah satu dari 9 Puskesmas yang rencananya akan mengikuti proses akreditasi di tahun 2019 ini.

Pemkab Targetkan Seluruh Puskesmas di Kabupaten Bekasi Terakreditasi Tahun Ini

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Bekasi terakreditasi pada tahun 2019.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dari 44 Puskesmas yang ada, sebanyak 9 Puskesmas masih belum terakreditasi. Sementara sisanya yakni 35 sudah terakreditasi.

Kepala Bidang Layanan Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Wawan Hermawan mengatakan Pemerintah Kabupaten Bekasi tengah berupaya menyelesaikan akreditasi bagi 9 puskesmas tersebut.

“Kita targetkan 2019 ini proses akreditasi dari Kementerian Kesehatan RI selesai, kita sedang kejar terus,” kata Wawan Hermawan, Senin (11/02).

Adapun ke 9 Puskesmas yang belum terakreditasi itu yakni Puskesmas Cikarang, Puskesmas Cibatu, Puskesmas Setu 2, Puskesmas Sukaraya, Puskesmas Tridaya Sakti, Puskesmas Bahagia, Puskesmas Setiamulya, Puskesmas Wanajaya dan Puskesmas Setia Mekar.

Akreditasi bagi tempat pelayanan medis seperti Puskesmas, merupakan sebuah kewajiban yang diatur oleh Peraturan Menteri Kesehatan nomor 75 tahun 2014 untuk menjamin mutu pelayanan medis kepada masyarakat.

“Ini juga penting untuk memaksimalkan layanan BPJS. BPJS tidak mau kerja sama kalau fasilitas kesehatan tidak terakreditasi,” ungkapnya.

Untuk mendapatkan akreditasi ini, setiap Puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan lainnya harus melalui tahap penilaian mencakupi tiga hal penting diantaranya; sistem administrasi puskesmas, sistem pelayanan puskesmas serta upaya keterlibatan masyarakat dibidang kesehatan.

“Penilaian ini yang nantinya akan dilakukan tim surveyor dari Kementrian Kesehetan RI untuk menentukan grade-nya,” ujar Wawan.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny berharap dengan selesainya akreditasi di semua Puskesmas maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dapat lebih baik lagi ke depannya.

“Kami berharap setelah semua puskesmas mendapat penilaian akreditasi pelayananaya bisa lebih lagi sehingga menjadi andalan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tutupnya. (BC)

Baca Juga

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat meninjau galian pipa pdam yang digunakan untuk hidran umum di di halaman Masjid Al Ikhlas, Kp. Poponcol, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Jumat (12/07) pagi | Foto : Humas Pemkab Bekasi

Pemasangan Pipa PDAM untuk Hidran Umum di Cibarusah Belum Maksimal

BERITACIKARANG.COM, CIBARUSAH –  Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mewacanakan pembangunan hidran umum khusus untuk warga …

Martam (42) Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru digiring keluar menuju mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan Tanah Kas Desa (TKD) di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Rabu (10/07).

Pemkab Bekasi Tak Akan Beri Bantuan Hukum Untuk Kepala Desa Nagasari

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi dipastikan tidak akan memberikan bantuan hukum kepada Kepala …