BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Kepolisian mengingatkan seluruh peserta dan pendukung Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Bekasi untuk mewaspadai potensi gesekan setelah pemungutan suara.
Perhatian aparat terutama diarahkan pada tahapan penghitungan suara dan respons calon maupun pendukung terhadap hasil pemilihan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan, situasi Kabupaten Bekasi hingga Sabtu (19/09) masih relatif kondusif. Namun, terdapat dinamika terkait pihak yang tidak lolos dalam tahapan Pilkades.
“Dari situasi pemantauan di lapangan hari ini masih kondusif. Hanya sedikit terkait masalah ketidakterimaan mereka yang tidak lolos, kemudian gesekan-gesekan sesuai dengan peta intelijen,” kata Andi di Cikarang Selatan, Sabtu (19/09).
BACA: MUI Kabupaten Bekasi Serukan Pilkades Damai, Warga Diminta Jaga Persatuan
Menurutnya, potensi gangguan tidak hanya perlu diantisipasi saat pencoblosan, tetapi juga setelah hasil penghitungan suara diketahui.
“Yang pasti harus diperhatikan terkait hasil penghitungan, kemudian ketidakterimaan kekalahan,” ujarnya.
Polisi meminta pasangan calon dan simpatisannya mematuhi komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan Pilkades tetap aman dan kondusif.
Sebelumnya, sebanyak 12.261 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan Pilkades Serentak yang berlangsung di 154 desa pada Minggu 20 September 2026.
Personel mulai digeser ke lokasi pengamanan sejak Sabtu (19/09/2026). Selain pengamanan TPS, aparat juga melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat dan mengawal pendistribusian kotak dan surat suara. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















