BERITACIKARANG.COM, CIKARANG BARAT — PT Pertamina Gas memastikan material berupa lumpur yang muncul di sekitar area pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang di Desa Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, telah ditangani.
Material tersebut diketahui muncul di sekitar lokasi pekerjaan pada Rabu (09/09). Pertamina Gas menyebut kondisi di lokasi saat ini telah kembali kondusif dan proses pemulihan area terdampak terus dilakukan.
Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Gas, Imam Rismanto, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan terhadap material lumpur tersebut.
“Pertamina Gas menyampaikan bahwa kondisi tersebut saat ini telah dalam penanganan penuh oleh Pertamina Gas,” kata Imam dalam keterangannya, Kamis (10/09).
Imam menjelaskan, pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang dilaksanakan oleh mitra pelaksana konstruksi PT Pertamina Gas.
BACA: Pipa Gas Milik Pertamina Bocor di Babelan, Ini Penjelasan Pertagas
“Pekerjaan pembangunan pipa BBM Cikampek–Plumpang tersebut dilaksanakan oleh mitra pelaksana konstruksi PT Pertamina Gas,” ujarnya.
Menurut dia, pekerjaan konstruksi pipa tersebut telah selesai dilakukan. Pertamina Gas juga memastikan tidak terdapat lagi material lumpur yang berkaitan dengan proses pekerjaan di lokasi.
Penanganan dilakukan dengan melibatkan mitra pelaksana konstruksi serta melalui koordinasi dengan masyarakat yang terdampak akibat munculnya material lumpur di sekitar area pekerjaan.
Tim di lapangan, kata Imam, telah melakukan penyedotan terhadap material lumpur yang berada di area terdampak. Perbaikan sementara akses jalan juga dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Pertamina Gas juga terus berkoordinasi dengan mitra pelaksana konstruksi untuk memastikan penanganan dan pemulihan area terdampak dapat diselesaikan dengan baik,” katanya.
Imam menegaskan, proses penanganan tidak hanya dilakukan dengan membersihkan material lumpur, tetapi dilanjutkan dengan pemulihan area terdampak hingga kondisinya kembali sebagaimana mestinya.
“Keselamatan masyarakat, pekerja, serta perlindungan lingkungan sekitar menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Pertamina Gas memastikan proses pemulihan terus dikawal bersama mitra pelaksana konstruksi hingga kondisi area terdampak benar-benar pulih dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















