433 Personel Disiagakan! Kabupaten Bekasi Bersiap Hadapi Ancaman Banjir

Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Banjir Tahun 2026 di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Cikarang, Kamis (05/11) sore.
Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Banjir Tahun 2026 di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Cikarang, Kamis (05/11) sore.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Polres Metro Bekasi menyiagakan 433 personel gabungan untuk mengantisipasi potensi banjir dan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bekasi. Kesiapsiagaan ini dilakukan seiring peralihan musim kemarau ke musim hujan yang mulai berlangsung.

Ratusan personel dari berbagai instansi tersebut disiapkan dalam Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Banjir Tahun 2026 di Lapangan Promoter Polres Metro Bekasi, Cikarang, Kamis (05/11) sore.

Bacaan Lainnya

Dari total 433 personel, sebanyak 145 berasal dari Polres Metro Bekasi, 74 personel Polsek jajaran, 40 personel Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, 44 personel Satbrimob Batalyon D Pelopor Polda Metro Jaya, 30 personel BPBD Kabupaten Bekasi, dan 30 personel Satpol PP.

Kekuatan tersebut turut didukung unsur Dinas Kesehatan, Dinas Pemadam Kebakaran, serta pengamanan kawasan industri, Pokdarkamtibmas, serta Banser.

BACA: Sedia Payung Sebelum Hujan, Kabupaten Bekasi Mulai Masuki Peralihan Musim

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Andi Oddang Riuh Hutomo mengatakan, Kabupaten Bekasi memiliki sejumlah wilayah rawan banjir, terutama yang berada di sekitar aliran sungai besar seperti Kali Citarum, Kali Bekasi, Kali Cikarang, dan Kali Jambe.

Dirinya menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dilakukan sebelum bencana terjadi, bukan setelah menimbulkan korban. “Prioritas utama kita adalah keselamatan jiwa melalui evakuasi cepat terhadap kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, dan penyandang disabilitas,” kata Andi dalam keterangannya, Kamis (05/11).

Ia juga meminta seluruh instansi memperkuat koordinasi tanpa mengedepankan ego sektoral. Kelayakan sarana dan prasarana penanganan bencana, seperti perahu karet dan tenda pengungsian, harus dipastikan siap digunakan sewaktu-waktu.

Selain penanganan dan evakuasi korban banjir, kepolisian juga akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman yang ditinggalkan penghuninya untuk mengungsi. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi tindak kejahatan selama warga berada di pengungsian.

Apel tersebut turut dihadiri Kepala BPBD Kabupaten Bekasi, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Bekasi, Kepala Satpol PP, jajaran pejabat utama Polres Metro Bekasi, para kapolsek, serta perwakilan Forkopimda dan instansi terkait. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait