Sedia Payung Sebelum Hujan, Kabupaten Bekasi Mulai Masuki Peralihan Musim

Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi mulai diguyur hujan sejak Sabtu 24 Oktober 2026 lalu, setelah mengalami musim kemarau sejak Juni lalu. Kondisi ini menjadi penanda awal peralihan menuju musim hujan yang perlu diantisipasi masyarakat.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, pada Oktober hingga November 2026, hujan mulai turun di sejumlah wilayah. Namun, akumulasi curah hujan bulanan pada periode tersebut diperkirakan masih berkisar 0–100 milimeter (mm) atau masuk kategori rendah.

Bacaan Lainnya

Potensi peningkatan curah hujan diperkirakan mulai terlihat pada Desember 2026. Akumulasi curah hujan bulanan diprediksi berada pada kisaran 100–500 mm, yang termasuk kategori menengah hingga tinggi.

BACA: Kemarau Mulai Berdampak di Kabupaten Bekasi, Warga Desa Nagasari Kesulitan Air Bersih

Perubahan kondisi cuaca tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat, terutama dalam mengantisipasi hujan yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu di tengah aktivitas sehari-hari.

Meski demikian, prakiraan cuaca merupakan informasi prediktif yang dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer. Karena itu, masyarakat diimbau tetap memantau pembaruan informasi cuaca resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan maupun dampak yang menyertainya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Muchlis mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi peralihan musim kemarau ke musim hujan.

Masyarakat diminta mempersiapkan perlengkapan pelindung hujan serta memperhatikan kondisi saluran air di sekitar tempat tinggal untuk mengurangi risiko genangan saat hujan turun. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait