BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyiapkan satu paket mesin pengolahan air siap minum untuk mendukung kebutuhan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi.
Mesin tersebut dapat mengolah air hujan maupun sumber air lainnya menjadi air siap minum dengan kapasitas sekitar 10.000 liter per hari.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, mesin tersebut akan dirakit oleh tim periset dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.
“Insyaallah bersama Pak Mensos, kita akan kirimkan satu paket mesin pengolahan air siap minum untuk Sekolah Rakyat ini,” kata Arif usai penandatanganan MoU Kemensos dan BRIN di Kabupaten Bekasi, Kamis (08/10).
“Jadi air dari hujan atau dari sumber apapun bisa diolah dan langsung diminum,” imbuhnya.
BACA: Tak Bisa Pulang Tiap Pekan, Siswa SR Kabupaten Bekasi Sempat Kaget hingga Pilih Pulang
Selain mesin air siap minum, BRIN juga akan mendukung pengembangan air bersih untuk kebutuhan MCK dan alat pengolahan sampah di 14 titik.
Arif mengatakan, kerja sama dengan Kementerian Sosial juga mencakup riset untuk mengevaluasi proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Sekolah Rakyat.
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyambut dukungan BRIN melalui pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk kebutuhan Sekolah Rakyat.
Menurut Gus Ipul, dukungan tersebut dibutuhkan untuk menyempurnakan penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang saat ini telah memiliki lebih dari 44.000 siswa dan lebih dari 10.000 guru serta tenaga kependidikan.
Saat ini, gedung permanen telah tersedia di 93 titik, sementara pembangunan baru akan dilakukan di lebih dari 60 titik.
Program Sekolah Rakyat ditujukan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu, termasuk anak putus sekolah, belum pernah sekolah, tidak sekolah, maupun yang berpotensi putus sekolah dari kelompok desil 1 dan 2. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















