500 Lebih Siswa SMPN 6 Cikarang Selatan Masih Menumpang

Lebih dari 500 siswa SMPN 6 Cikarang Selatan hingga kini masih menumpang belajar di SMPN 3 Cikarang Selatan. Kondisi tersebut terjadi setelah sekolah membuka penerimaan peserta didik baru selama dua tahun.
Lebih dari 500 siswa SMPN 6 Cikarang Selatan hingga kini masih menumpang belajar di SMPN 3 Cikarang Selatan. Kondisi tersebut terjadi setelah sekolah membuka penerimaan peserta didik baru selama dua tahun.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Lebih dari 500 siswa SMPN 6 Cikarang Selatan hingga kini masih menumpang belajar di SMPN 3 Cikarang Selatan. Kondisi tersebut terjadi setelah sekolah membuka penerimaan peserta didik baru selama dua tahun.

Camat Cikarang Selatan Muhammad Said mengatakan, pembangunan gedung SMPN 6 Cikarang Selatan belum dapat direalisasikan meski lahan untuk sekolah tersebut secara faktual telah tersedia.

Bacaan Lainnya

Lahan seluas sekitar 6.843 meter persegi yang berada di kawasan Fasos Fasum ISPI, Desa Sukasejati, disebut telah diserahkan pihak pengembang kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Namun, secara administratif proses balik nama lahan dari pihak pengembang kepada Pemkab Bekasi masih berlangsung.

BACA: Kabupaten Bekasi Kembali Terima 31 PSU dari Pengembang

“Secara de facto lahannya itu sudah ada di Fasos Fasum ISPI. Secara faktual memang pihak pengembang, dalam hal ini ISPI Group, sudah menyerahkan kepada pemerintah daerah. Hanya saja secara de jure masih on process pengurusan balik namanya,” kata Said, Kamis (08/10).

Menurutnya, proses administrasi tersebut menjadi salah satu kendala pembangunan gedung sekolah. Pihak ISPI menyampaikan adanya kendala pendanaan untuk proses balik nama.

Said menyarankan agar proses pengurusan administrasi dilakukan secara parsial sehingga tidak harus diselesaikan sekaligus.

Di sisi lain, Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi juga belum dapat mengusulkan pembangunan secara utuh apabila lahan belum tercatat sebagai aset Pemkab Bekasi yang dibuktikan dengan sertifikat hak kepemilikan.

“Dinas Pendidikan tidak bisa serta-merta mengusulkan secara utuh apabila lahan yang dimaksud itu belum tercatat sebagai aset pemerintah daerah,” ujarnya.

Kondisi serupa juga menjadi kendala bagi Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sebagai leading sector pembangunan bangunan negara.

Said mengaku terus mendorong pihak ISPI segera menyelesaikan proses balik nama lahan tersebut agar pembangunan SMPN 6 Cikarang Selatan dapat direalisasikan.

Selain persoalan lahan, kata dia, Dinas Pendidikan juga menyampaikan adanya kendala kekurangan tenaga pendidik.

Namun, menurut Said, persoalan tersebut sudah seharusnya mulai dipersiapkan karena kebutuhan sekolah, khususnya di Desa Sukasejati terus meningkat.

“Ini sudah menjadi tuntutan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang di Sukasejati. Kami berharap dinas terkait mempercepat prosesnya dan melakukan langkah-langkah preventif untuk kesiapan itu,” katanya.

BACA: Impian Warga Punya SMP Negeri di Desa Suksejati Belum Terwujud, Ini Penyebabnya

Said menilai kondisi siswa yang masih menumpang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Sebab, jumlah siswa SMPN 6 Cikarang Selatan terus bertambah setiap tahun.

Saat ini, terdapat lebih dari 500 siswa dari dua angkatan yang mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMPN 3 Cikarang Selatan.

“Sekolah itu sudah dibuka dan sudah dua tahun penerimaan siswa baru, tetapi sementara masih menumpang di SMP 3,” ungkapnya.

Kondisi tersebut juga berdampak pada beban mengajar guru di SMPN 3 Cikarang Selatan karena harus menangani tambahan siswa dari SMPN 6.

“Guru-gurunya banyak mengeluh karena bertambah jam mengajar mereka, tetapi gaji dan tunjangan tetap masih sama,” ujar Said.

Karena itu, Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan berharap pihak pengembang dan perangkat daerah terkait dapat mempercepat penyelesaian administrasi serta merealisasikan pembangunan gedung SMPN 6 Cikarang Selatan.

“Kalau semakin lama, ini bakal semakin menumpuk di SMP 3. Sementara sudah lebih kurang 500 dari dua kali penerimaan,” tandasnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait