Tak Ada Lagi Pendukung dan Lawan, 154 Kades Diminta Rangkul Semua Warga

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat melantik dan mengambil sumpah atau janji 154 kepala desa periode 2026–2034 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (04/11).
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat melantik dan mengambil sumpah atau janji 154 kepala desa periode 2026–2034 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (04/11).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Perbedaan pilihan dalam pemilihan kepala desa (Pilkades) diminta tidak lagi menjadi sekat di tengah masyarakat Kabupaten Bekasi. Sebanyak 154 kepala desa terpilih diminta merangkul seluruh warga tanpa membedakan latar belakang maupun kelompok pendukung.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja saat melantik dan mengambil sumpah atau janji 154 kepala desa periode 2026–2034 di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi, Rabu (04/11).

Bacaan Lainnya

Asep mengatakan, berakhirnya pelaksanaan Pilkades harus menjadi momentum untuk kembali menyatukan masyarakat setelah sebelumnya terlibat dalam kontestasi politik di tingkat desa.

“Alhamdulillah Pilkades telah selesai, saatnya kita kembali bersatu dan merangkul seluruh elemen masyarakat. Tidak ada lagi perbedaan pilihan atau kelompok pendukung,” kata Asep.

BACA: Buntut Beda Pilihan Pilkades, Makam Warga di Cabangbungin Dibongkar

Ia menegaskan, Kades yang telah dilantik bukan lagi pemimpin bagi kelompok yang memenangkan kontestasi, melainkan harus melayani seluruh warga di wilayahnya.

“Mulai hari ini, saudara adalah kepala desa bagi seluruh warga tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.

Menurut Asep, kemampuan merangkul seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam menjalankan pemerintahan desa. Sebab, perbedaan pilihan politik tidak boleh menghambat pelayanan publik maupun pelaksanaan pembangunan.

Ia meminta para Kades mengedepankan kepentingan masyarakat, bersikap responsif terhadap kebutuhan warga, serta turun langsung untuk mengetahui berbagai persoalan di wilayahnya.

Selain itu, Kades juga diminta menjaga integritas dan mengelola keuangan serta aset desa secara transparan dan bertanggung jawab.

Asep berharap 154 kepala desa yang baru dilantik dapat membangun kembali kebersamaan masyarakat dan menciptakan suasana kondusif agar pembangunan desa selama periode 2026–2034 berjalan optimal. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait