Tak Bisa Kendarai Motor, Sejumlah Lansia di Kabupaten Bekasi Adaptasi Saat Tunggangi Becak Listrik Pindad

Salah seorang calon penerima bantuan di Kabupaten Bekasi saat mendapat kesempatan melakukan test drive untuk beradaptasi dengan sistem penggerak elektrik becak listrik, Rabu (23/09).
Salah seorang calon penerima bantuan di Kabupaten Bekasi saat mendapat kesempatan melakukan test drive untuk beradaptasi dengan sistem penggerak elektrik becak listrik, Rabu (23/09).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sejumlah calon penerima bantuan becak listrik produksi PT Pindad di Kabupaten Bekasi masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan kendaraan baru tersebut.

Marketing Leader Pindad wilayah Kabupaten Bekasi, Tedi Handayana, mengatakan sebagian calon penerima merupakan lansia yang sebelumnya terbiasa mengoperasikan becak secara manual.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, perbedaan paling terasa terdapat pada sistem pengendalian kendaraan yang kini menggunakan tenaga elektrik.

“Ada beberapa yang kesulitan. Kesulitannya mungkin karena orang tua, ada beberapa yang tidak bisa menggunakan motor. Dia hanya becak biasa, mengayuh becak manual,” kata Tedi, Rabu (23/09).

BACA: Pindad Ungkap Jarak Tempuh 190 Becak Listrik di Kabupaten Bekasi, Bisa Sampai 30 Kilometer Sekali Cas

Karena itu, Pindad memberikan sosialisasi dan edukasi sebelum becak listrik digunakan oleh lansia calon penerima.

Materi yang diberikan mencakup cara menjalankan kendaraan, mengendalikan handle, penggunaan tenaga elektrik hingga perawatan.

Calon penerima juga diberikan kesempatan melakukan test drive untuk membiasakan diri dengan karakter kendaraan.

“Ya mungkin dia perlu adaptasi. Adaptasi dari mengendalikan handling becak dengan tenaga elektrik ini,” ujarnya.

Tedi mengatakan kemampuan pengguna dalam mengendalikan gas juga turut memengaruhi penggunaan becak listrik, termasuk jarak tempuh baterai.

Sementara itu salah seorang calon penerima bantuan, Bapak Otong (65) asal Sukatani mengatakan keberadaan becak listrik sangat membantu karena diyakini akan menghemat tenaga tanpa dikayuh layaknya becak manual.

“Saya udah 30 tahunan narik becak. Alhamdulillah, bisa (ngoperasiin becak listrik). Awalnya mah iya kagok sekarang udah lancar,” kata dia.  (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait