BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Sebanyak 190 unit becak listrik atau pedicab produksi Pindad yang didistribusikan ke Kabupaten Bekasi telah menjalani pemeriksaan untuk memastikan seluruh kendaraan dalam kondisi siap digunakan.
Pemeriksaan dilakukan tim Pindad sejak Selasa (22/09) hingga Rabu (23/09), terutama terhadap komponen elektrikal yang berpotensi mengalami gangguan selama proses pengiriman.
Marketing Leader Pindad wilayah Kabupaten Bekasi, Tedi Handayana, mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah seluruh unit tiba di Kabupaten Bekasi.
“Kita melakukan pengecekan unit yang sudah dikirim dari Pindad ke sini, apakah ada kerusakan atau tidak, dan apakah ada komponen yang harus diganti,” kata Tedi, Rabu (23/09).
BACA: 25 Pelajar SMK di Kabupaten Bekasi Dilatih Perbaiki Mobil Listrik
Pemeriksaan 190 unit tersebut dilakukan sejak sekitar pukul 11.30 WIB hingga hampir pukul 01.00 WIB.
Hasilnya, Pindad tidak menemukan kerusakan maupun kejanggalan pada becak listrik yang telah dikirim.
“Alhamdulillah tidak ditemukan hal-hal yang kejanggalan atau kerusakan di pedicab yang sudah kita kirim. Semuanya berjalan lancar,” ujarnya.
Selain pemeriksaan unit, Pindad juga memberikan edukasi kepada calon penerima bantuan mengenai cara mengoperasikan dan merawat becak listrik.
Para calon penerima diberi kesempatan melakukan test drive untuk beradaptasi dengan sistem penggerak elektrik yang berbeda dengan becak manual.
“Becak listrik ini tidak sama seperti becak biasa karena ini ada motor listrik,” katanya.
BACA: Mobil Nasional Buatan Pindad Diproduksi 2027
Tedi menjelaskan, salah satu hal yang perlu diketahui penerima adalah kemampuan baterai dalam menopang jarak tempuh kendaraan.
Dalam kondisi baterai penuh hingga 0 persen, becak listrik tersebut dapat menempuh jarak sekitar 20-30 kilometer.
Namun, jarak tempuh tersebut bergantung pada kondisi medan dan cara pengguna mengoperasikan kendaraan.
“Untuk jarak tempuh, baterai dari kondisi full sampai dengan kondisi 0 persen itu bisa sampai 20 sampai 30 kilometer, tergantung kondisi jalannya,” jelas Tedi.
Pada medan yang memiliki banyak tanjakan dan turunan, jarak tempuh becak listrik diperkirakan berada di kisaran 15-20 kilometer.
Sementara pada lintasan yang relatif datar, hasil pengujian Pindad menunjukkan jarak tempuh dapat mencapai sekitar 30 kilometer atau lebih dalam kondisi tertentu.
“Kalau kondisi jalannya naik-turun, tidak flat, itu sekitar 15 sampai 20 kilometer,” ujarnya.
Menurut Tedi, penggunaan gas oleh pengemudi juga turut memengaruhi konsumsi baterai.
Karena itu, edukasi dan test drive diberikan agar penerima bantuan memahami karakter kendaraan sebelum digunakan untuk aktivitas sehari-hari. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















