Masih Tunggu Lahan Pengganti, Tiga SD Terdampak Tol Japek II Selatan di Setu Belum Punya Gedung Baru

Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan, salah satunya SDN 03 Ciledug di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Akibat proyek ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SD tersebut harus dipindahkan sementara ke SMPN 5 Setu dengan sistem berbagi waktu.
Pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) Selatan berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan, salah satunya SDN 03 Ciledug di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Akibat proyek ini, kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa SD tersebut harus dipindahkan sementara ke SMPN 5 Setu dengan sistem berbagi waktu.

BERITACIKARANG.COM, SETU – Pembangunan gedung pengganti tiga sekolah dasar (SD) di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, yang terdampak pembangunan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Sisi Selatan belum dapat dimulai.

Ketiga sekolah tersebut yakni SDN Burangkeng 03, SDN Burangkeng 04 dan SDN Ciledug 03.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi Imam Faturahman mengatakan, pemerintah daerah telah menentukan titik yang akan digunakan sebagai lokasi relokasi ketiga sekolah tersebut.

Namun, pembangunan belum dapat dilakukan karena masih menunggu proses pengadaan atau penggantian lahan.

“Semoga dalam satu minggu (surat penetapan lokasi pengganti-red) sudah bisa dikirimkan dan dapat segera ditindaklanjuti,” kata Imam.

BACA: Kena Gusur Tol Japek II Selatan, Orang Tua dan Murid SDN 03 Ciledug Jalan Kaki 2,8 KM ke ‘Sekolah Baru’

Menurutnya, surat tersebut kini tengah disiapkan untuk selanjutnya disampaikan kepada pihak terkait.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bekasi Hudaya mengatakan, lokasi tersebut ditentukan berdasarkan kajian teknis dan survei lapangan.

Sejumlah titik yang diusulkan terlebih dahulu dinilai oleh tim teknis. Lokasi dengan skor tertinggi kemudian dipilih sebagai titik relokasi.

“Sudah ketemu titik-titiknya lalu dilakukan skor yang dibuat oleh tim teknis,” ujarnya.

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, setelah lokasi ditetapkan, dokumen tersebut akan disampaikan kepada Kementerian Pekerjaan Umum.

“Nanti dikirimkan ke kementerian, karena yang mengganti nanti kementerian dan yang ngebangun dari tol,” kata Asep.

Setelah tahapan penetapan lokasi, proses selanjutnya mencakup pengadaan atau penggantian lahan sebelum pembangunan gedung sekolah dapat dilaksanakan.

BACA: 2 Lokasi Jadi Alternatif Relokasi SDN Burangkeng 04, Pemkab Bekasi Tunggu Validasi ATR/BPN

Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap seluruh tahapan tersebut dapat segera diselesaikan sehingga ketiga sekolah bisa menempati gedung baru pada tahun ajaran mendatang.

Humas Kerja Sama Operasi Japek IIA Selatan Tomy Fikas Alamsyah mengatakan, pembangunan ketiga sekolah akan ditindaklanjuti setelah lokasi penggantinya ditetapkan.

“Yang tiga SD, jika nanti sudah ditetapkan, progres pembangunannya akan langsung ditindaklanjuti,” ujarnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait