Pilkades di Desa Jayasampurna, Karya Mardi Putra Raih Suara Terbanyak

Rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara akhir yang digelar Panitia Pilkades Jayasampurna di Aula Kantor Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Minggu (20/09) malam.
Rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara akhir yang digelar Panitia Pilkades Jayasampurna di Aula Kantor Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Minggu (20/09) malam.

BERITACIKARANG.COM, SERANG BARU – Karya Mardi Putra atau H. Ekeng ditetapkan sebagai calon Kepala Desa Jayasampurna terpilih setelah meraih 7.511 suara dalam Pilkades Serentak 2026.

Penetapan tersebut dilakukan melalui rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara akhir yang digelar Panitia Pilkades Jayasampurna di Aula Kantor Desa Jayasampurna, Kecamatan Serang Baru, Minggu (20/09) malam.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan rekapitulasi suara dari 29 Tempat Pemungutan Suara (TPS), Karya Mardi Putra yang merupakan calon nomor urut 2 memperoleh suara terbanyak.

Perolehan suara masing-masing calon yakni Ari Fajar Abadi Nomor Urut 1: 130 suara, Karya Mardi Putra (H. Ekeng) Nomor Urut 2: 7.511 suara, H. Madih Nomor Urut 3: 6.657 suara dan Sapri Saprudin Nomor Urut 4: 393 suara

Rapat pleno terbuka tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Serang Baru, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia Pilkades, serta para saksi dari masing-masing calon.

BACA: Empat Calon Kades Jayasampurna Resmi Dapat Nomor Urut

Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Serang Baru, Mukhamad Budiyuwono, mengatakan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di enam desa di wilayah Kecamatan Serang Baru berlangsung aman dan kondusif.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Pilkades sampai dengan pelaksanaan pleno hasil di enam desa berjalan dengan tertib dan situasi tetap kondusif. Ini tidak terlepas dari koordinasi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Budiyuwono.

Enam desa yang melaksanakan Pilkades di Kecamatan Serang Baru yakni Nagacipta, Nagasari, Sirnajaya, Cilangkara, Jayasampurna, dan Jayamulya.

Budiyuwono mengatakan, tim monitoring kecamatan bersama aparat keamanan melakukan pemantauan langsung selama tahapan Pilkades, terutama saat pemungutan suara hingga proses pleno.

“Tim monitoring kecamatan bersama aparat keamanan terus melakukan pemantauan di lapangan, terutama pada saat pemungutan suara sampai proses pleno, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Ia mengimbau seluruh calon kepala desa, tim pendukung, dan masyarakat untuk menjaga ketertiban serta menghormati hasil pleno yang telah ditetapkan.

“Kami mengimbau seluruh calon dan pendukung agar tetap menjaga suasana yang kondusif, menghormati hasil pleno, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan,” ucapnya.

Budiyuwono juga meminta masyarakat tidak mudah mempercayai atau menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terutama terkait hasil Pilkades.

“Kalau ada informasi yang belum jelas sumbernya, jangan langsung dipercaya atau disebarkan. Apabila terdapat persoalan, silakan ditempuh melalui mekanisme dan jalur yang telah ditentukan,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi dengan aparat keamanan tetap dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi pascapleno sekaligus memastikan tahapan Pilkades selanjutnya berjalan sesuai ketentuan.

“Kami berharap seluruh tahapan selanjutnya dapat berjalan lancar. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Nagacipta, Nagasari, Sirnajaya, Cilangkara, Jayasampurna, dan Jayamulya,” katanya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait