BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan skema pembangunan berkeadilan dengan mengusulkan sedikitnya tiga titik pembangunan di setiap desa mulai tahun anggaran 2027.
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, rencana tersebut akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Bekasi dengan mempertimbangkan kebutuhan mendesak dan skala prioritas di masing-masing wilayah.
“Kita ingin ada pembangunan berkeadilan. Satu desa tiga titik pembangunan. Nanti kita akan rapat dengan DPRD karena saya ingin setiap desa itu mempunyai tiga pembangunan yang memang urgent,” kata Asep usai menghadiri pelantikan 154 kepala desa periode 2026–2034 di Plaza Pemkab Bekasi, Rabu (04/11).
BACA: Dana Desa dan ADD Dipangkas, 154 Kades Baru di Kabupaten Bekasi Harus Putar Otak
Menurutnya, skema tersebut disiapkan agar usulan pembangunan yang disampaikan pemerintah desa melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tidak terus-menerus berhenti pada tahap perencanaan tanpa realisasi.
“Jadi jangan sampai kepala desa ikut Musrenbang setiap tahun, tetapi tidak pernah ada pembangunan di wilayahnya. Saya tidak mau. Saya tekankan pembangunan berkeadilan, dalam artian kita kasih satu desa tiga titik dengan skala prioritas. Biasanya jalan,” tegasnya.
Asep menambahkan, rencana pemerataan pembangunan tersebut juga akan dikolaborasikan dengan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap pembangunan dapat menjangkau lebih banyak desa dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















