Rumah Pedagang Bakso di Serang Baru Ludes Terbakar, Usup Supriatna Fasilitasi Bantuan Rp10 Juta

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna saat menyambangi kediaman Mahfud (55), warga Kampung Pasirkupang RT 005/003, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, yang rumahnya ludes terbakar beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna saat menyambangi kediaman Mahfud (55), warga Kampung Pasirkupang RT 005/003, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, yang rumahnya ludes terbakar beberapa waktu lalu.

BERITACIKARANG.COM, SERANG BARU – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Usup Supriatna, memfasilitasi penyaluran bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi kepada Mahfud (55), warga Kampung Pasirkupang RT 005/003, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, yang rumahnya ludes terbakar.

Melalui program Bekasi Peduli, Mahfud menerima bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta untuk membantu meringankan beban keluarga sekaligus menjadi modal awal membangun kembali rumahnya.

Bacaan Lainnya

Usup mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah. Sebagai wakil rakyat, ia berupaya menghubungkan kebutuhan masyarakat dengan lembaga sosial agar warga yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan.

BACA: Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau di Kabupaten Bekasi

“Kita tidak ingin Pak Mahfud menghadapi musibah ini seorang diri. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban keluarga dan menggerakkan lebih banyak pihak untuk turut membantu,” kata legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu, Kamis (05/11).

Ia mengakui bantuan yang diberikan belum cukup untuk membangun kembali rumah Mahfud seperti sediakala. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal pemulihan, sekaligus memantik semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Usup juga mengapresiasi Baznas Kabupaten Bekasi yang telah merespons kebutuhan warga melalui program kepedulian sosial. Ia berharap bantuan serupa dapat terus menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Sementara itu, Mahfud menceritakan rumah berbentuk panggung miliknya terbakar pada Kamis 28 Oktober 2026 lalu sekitar pukul 18.00 WIB. Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena dirinya sedang berjualan bakso.

Ia baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari tetangga. Ketika tiba di lokasi, api sudah membesar dan membakar bagian atap rumah. “Pas saya datang, api sudah di atas. Rumah juga sudah ramai warga,” tuturnya.

Rumah yang berdiri di atas lahan milik pribadi seluas kurang lebih 450 meter persegi itu sebagian besar berbahan kayu dan bambu. Kebakaran tersebut menghanguskan hampir seluruh bangunan beserta barang-barang di dalamnya.

Sejumlah barang yang terbakar di antaranya dua sepeda motor, tiga kulkas, satu mesin bakso, tiga gerobak, dua televisi, empat kipas angin, serta delapan dandang bakso. Dokumen pribadi seperti ijazah dan surat-surat lainnya juga tidak terselamatkan.

Mahfud mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Usup yang telah memfasilitasi dirinya untuk mendapatkan bantuan dari Baznas Kabupaten Bekasi.

“Saya terima kasih kepada Dewan Usup yang sudah memfasilitasi ke Baznas Kabupaten Bekasi, aparatur desa dan lainnya. Mudah-mudahan rumah saya bisa segera dibangun kembali,” tutupnya. (DIM).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait