Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna saat membuka pameran dan sosiliasi Perbup No 73 Tahun 2020 tentang pola kemitraan usaha mikro dengan usaha besar di Living Plaza Jababeka, Selasa (08/06).
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna saat membuka pameran dan sosiliasi Perbup No 73 Tahun 2020 tentang pola kemitraan usaha mikro dengan usaha besar di Living Plaza Jababeka, Selasa (08/06).

Pemkab Bekasi Terus Dorong Industri Besar untuk Bermitra dengan UMKM

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Industri besar yang ada di Kabupaten Bekasi wajib bermitra dengan pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM).

Hal ini sesuai dengan amanah dari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 73 Tahun 2020 tentang pola kemitraan usaha mikro dengan usaha besar sehingga wajib direalisasikan.

“Peraturan ini menjadi pijakan usaha kecil menengah masuk pasar modern seperti Mal,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna disela-sela sosialisasi Perbup No 73 Tahun 2020 di Living Plaza Jababeka, Selasa (08/06).

Iyan mengungkapkan, pihaknya telah mendorong UMKM Kabupaten Bekasi agar naik kelas melalui kerjasama dengan usaha retail modern Indomart dan Alfamart dalam memasarkan produk makanan UKM Kabupaten Bekasi.

“Untuk Indomart sebanyak 20 produk UMKM, Alfamart 40 produk UMKM. Kita juga telah membuka kerjasama dengan Hypermart Meikarta untuk penyediaan gerai makanan. Kedepan akan kita perluas lagi pemasarannya,” ungkapnya.

Bahkan, Dinas Koperasi UKM menargetkan untuk memasukkan produk UKM ke kawasan industri yang ada di Kabupaten Bekasi. “Target kita mau memasukan UKM ke kawasan industri Hyundai Motor,” tambahnya.

Iyan menjelaskan, saat ini Kabupaten Bekasi telah memiliki Perda Pengembangan UMKM yang telah diperkuat dengan Peraturan Bupati. Bahkan saat ini dinas yang dipimpinnya masih menunggu beberapa lagi Perbup yang akan dikeluarkan untuk penguatan usaha kecil menengah.

“Di Perda itu mewajibkan pengusaha besar yang ada di Kabupten Bekasi agar bermitra dengan pengusaha mikro,” katanya.

Tentunya, lanjut Iyan, kerjasama yang dibangun akan saling menguntungkan karena ada aturan yang jelas dari Dinas Koperasi da UKM. Sementara, pengusaha besar wajib menyediakan space atau tempat bagi UKM berjualan.

Agar program tersebut berjalan dengan baik, Dinas Koperasi UKM juga akan melakukan evaluasi setiap bulannya.

“Jangan sampai ke depan trend turun. Jadi dengan evaluasi kita akan mengetahui naik turunnya penjualan, sehingga ada solusi ke depan seperti apa,” katanya. (***)

Baca Juga

Pemkab Bekasi Dorong Penguatan Kewirausahaan Perempuan Lewat Koperasi dan UMKM

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Guna membangkitkan kembali perekonomian Indonesia pasca wabah pandemi Covid-19, Kementerian Koperasi …

Ratusan Pejabat Struktural Pemkab Bekasi Dilantik

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi melantik sebanyak 507 pejabat struktural Eselon II, III, …