Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda1) Kabupaten Bekasi, Carwinda saat menghadiri roundbreaking pembangunan Kampus Polman Astra di kawasan Industri Delta Silicon 2 Cikarang Selatan, Jum'at (10/05) | Foto: Humas Pemkab Bekasi
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda1) Kabupaten Bekasi, Carwinda saat menghadiri roundbreaking pembangunan Kampus Polman Astra di kawasan Industri Delta Silicon 2 Cikarang Selatan, Jum'at (10/05) | Foto: Humas Pemkab Bekasi

Pemkab Bekasi Bantu Penuhi Kebutuhan Pendidikan Vokasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Politeknik Manufacturing (Polman) Astra melaksanakan Groundbreaking pembangunan Kampus Polman Astra Delta Silicon, sebagai wujud komitmen astra untuk memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Yang berlokasi di kawasan Industri Delta Silicon 2 Cikarang Selatan, Jum’at (10/05).

Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto serta Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir turut hadir dalam acara Groundbreaking Ceremony tersebut. Sebagai unsur Pemerintah Daerah hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda1) Kabupaten Bekasi, Carwinda dalam hal ini mewakili Plt. Bupati Bekasi.

Menurut Prijono Sugiarto, selaku Presiden Direktur PT Astra International Tbk menuturkan, kampus ini akan menjadi kampus terbesar setelah kampus Polman Astra di Sunter, Jakarta Utara.

Prijono mengatakan, kampus yang dirancang dengan konsep green campus di atas tanah seluas lima hektare dengan total luas bangunan 47.000 meter persegi. Fasilitas didalamnya terdiri atas ruang pembelajaran, laboratorium, workshop, teaching factory serta asrama untuk mahasiswa baru.

“Kapasitas kampus baru ini diharapkan 4 kali lebih besar dibandingkan kapasitas kampus yang ada saat ini,” ungkapnya.

Menurutnya, pendidikan vokasi termaju saat ini ada di Jerman, sebab mampu mengekspor delapan kali lebih banyak dari Indonesia dengan jumlah penduduk yang tidak sebanyak Indonesia.

“Saya coba pelajari, di Jerman usia 16 tahun sudah bisa memilih melanjutkan ke pendidikan vokasi atau ke SMA. Pendidikan vokasi dipelajari secara langsung lewat praktik lapangan dari Senin hingga Jumat, sisanya teori. Jadi di sana murid mempelajari pendidikan vokasi penuh. Ini yang membuat Jerman unggul,” ucapnya.

Prijono menambahkan, semua bidang pekerjaan pasti ada pendidikan vokasinya, hanya saja di Indonesia porsi pendidikan vokasi masih minim dibanding teorinya, hanya 30 persen sementara 70 persennya adalah teori.

“Di Astra, pendidikan vokasi ini sudah dilakukan sejak 23 tahun lalu. Alangkah baiknya, pendidikan vokasi ini bisa bersinergi dengan pelaku industri di kawasan ini dan mendapat dukungan penuh pemerintah,” ungkapnya.

Selain groundbreaking pembangunan kampus, Astra juga meluncurkan Program Sertifikasi Astra Meister yang merupakan program sertifikasi kompetensi profesi dengan kualifikasi kompetensi lanjut untuk berbagai program profesi yang diakui pemerintah dan industri.

Sertifikasi Astra Meister ini merupakan salah satu acuan keberhasilan industri di Jerman untuk tetap unggul dalam menghasilkan produk yang berkualitas serta pelayanan terbaik.

“Program ini setingkat SMK namun dengan kualifikasi keterampilan yang disesuaikan dengan kompetensi masing-masing sehingga menghasilkan SDM yang berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendukung penuh berdirinya Polman Astra. Ia mengatakan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir terjadi stagnasi terhadap Politeknik.

”Kita akan terus tumbuh kembangkan karena politeknik ini akan menghasilan tenaga kerja yang siap bekerja, jadi semua nanti kita dorong, sehingga kita bisa menghasilkan SDM yang handal,” kata Airlangga

Lanjutnya, Pemerintah juga akan mendorong sertifikasi yang dilakukan setara dengan pendidikan di jerman supaya tenaga kerja kita mempunyai juga pengalaman untuk bekerja diluar negeri.

Jepang juga sudah akan membuka tenaga expert atau magang untuk sekitar 4 th, begitu juga dengan jerman akan membutuhkan banyak tenaga kerja skill termasuk di indonesia.

“Tentunya kesempatan- kesempatan ini yang terkait pemagangan tenaga kerja diluar negeri berbasis industri, diharapkan mempunyai full of talent yang sangat luas yang nantinya akan bisa membangun industri di indonesia,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama,  Carwinda selaku Asisten Pemerintahan dan Kerjasama Kabupaten Bekasi menambahkan, dengan akan dibangunnya gedung baru Politeknik Manufactur Astra di Cikarang Jawa Barat yang merupakan pengembangan dari kampus Polman Astra Sunter diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan SDM khususnya di Kabupaten Bekasi serta menunjang link and match yang berkompeten.

Carwinda mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi dengan dibangunnya kampus polman astra, mudah-mudahan baik masyarakat secara keseluruhan terutama putra-putri yang ada di Kabupaten Bekasi bisa ikut serta dalam pendidikan kampus polman tersebut.

“Saya berharap dapat memacu untuk anak-anak yang ada di Kabupaten Bekasi agar bisa belajar sehingga kita bisa sama-sama memajukan negara dan bangsa ini,” singkatnya. (BC)

Baca Juga

Tes Urine BNK

Hasil Tes Urine Pejabat Pemkab Bekasi, Dua Terindikasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Badan Narkotika Kabupaten Bekasi melakukan tes urine terhadap puluhan pejabat Eselon …

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja saat meninjau galian pipa pdam yang digunakan untuk hidran umum di di halaman Masjid Al Ikhlas, Kp. Poponcol, Desa Ridomanah, Kecamatan Cibarusah, Jumat (12/07) pagi | Foto : Humas Pemkab Bekasi

Pemasangan Pipa PDAM untuk Hidran Umum di Cibarusah Belum Maksimal

BERITACIKARANG.COM, CIBARUSAH –  Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja mewacanakan pembangunan hidran umum khusus untuk warga …