Shijet ke-342 Kelenteng Ngo Kok Ong Paling Meriah, 4.500 Lebih Umat Hadiri Perayaan

Rupang (patung suci) Dewa Ngo Kok Ong saat dibawa memimpin iring-iringan ritual tahwe (injak bara api).
Rupang (patung suci) Dewa Ngo Kok Ong saat dibawa memimpin iring-iringan ritual tahwe (injak bara api).

BERITACIKARANG.COM, CIBARUSAH – Perayaan Shijet ke-342 Kelenteng Ngo Kok Ong di Cibarusah, Kabupaten Bekasi, menjadi salah satu yang paling meriah dalam beberapa tahun terakhir.

Sedikitnya 4.500 jemaat dari berbagai daerah memadati kelenteng untuk mengikuti rangkaian perayaan yang digelar selama dua hari, yakni pada tanggal 7 dan 8 Juli 2026.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana Perayaan, Dwiyana Agustin, mengatakan ribuan umat datang dari Kabupaten Bekasi, wilayah Jabodetabek hingga Palembang. Jumlah tersebut belum termasuk warga yang hadir untuk menyaksikan berbagai atraksi budaya dan ritual yang ditampilkan.

BACA: Shejit ke-342 Kelenteng Ngo Kok Ong Cibarusah: Tradisi Tetap Hidup, Toleransi Terus Terjaga

“Yang hadir ada dari Bekasi, Jabodetabek, sampai Palembang. Itu baru jemaat, belum termasuk masyarakat yang ikut menyaksikan kemeriahan acara,” kata Dwiyana.

Menurut Dwiyana, Shijet merupakan peringatan hari lahir atau hari naik menjadi dewa dalam tradisi Tionghoa. Sementara Ngo Kok Ong merupakan dewa pertanian yang dipuja sebagai dewa lima bibit-bibitan.

Perayaan tahun ini mengusung tema kebersamaan dengan melibatkan pelaku UMKM lokal serta terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. “Harapannya membawa keberkahan bagi semua masyarakat,” ujarnya.

Andri, warga Kota Bandung mengaku sengaja hadir untuk melihat perayaan adat Tionghoa. “Saya sendiri selalu tertarik dengan keberagaman dan festival adat seperti ini. Jadi sudah niat datang ke sini,” ucap dia. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait