Suasana rapat istimewa paripurna LKPJ Bupati, di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (11/05) sore.
Suasana rapat istimewa paripurna LKPJ Bupati, di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Rabu (11/05) sore.

Fraksi PDI Perjuangan Rekomendasikan Bupati Copot Pejabat Dinas Kesehatan

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT –  Pada sidang Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati 2015 di Gedung DPRD Kabupaten Bekasi yang berlangsung pada Rabu (11/05) kemarin, Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyoroti kinerja beberapa SKPD, salah satunya adalah Dinas Kekemsehatan.

Anggota Fraksi PDI P, Yudhi Darmasnyah saat memaparkan pandangan umum fraksi partainya, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2015, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi patut diberikan raport merah dan dinilai gagal dalam kinerjanya. Hal ini terlihat dari rendahnya serapan anggaran yang hanya mencapai 47,03 %. Dari total anggaran Rp 202.641.024.719, yang terealisasi hanya Rp 95.293.132.322.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa perencanaan pada Dinas Kesehatan sangat lemah dan mengakibatkan penganggaran tidak tepat sasaran, seperti penganggaran pemeliharaan ringan senilai Rp. 100 juta untuk puskesmas Tarumajaya, 200 juta untuk Puskesmas Mekar Mukti dan Rp. 100 juta untuk Puskesmas Mangun Jaya. “Padahal ketiga puskesmas tersebut belum membutuhkan pemeliharaan ringan,” imbuhnya.

Lanjut dia, Dinas Kesehatan di tahun 2015 tidak mampu menyerap anggaran Bantuan Provinsi senilai 43 Miliar untuk pelayanan kesehatan masyarakat miskin. Dinas Kesehatan juga dinilai lalai dan mengabaikan serta tidak menganggarkan untuk pembayaran Jamkesda ke fasilitas kesehatan sebesar Rp.10 miliar sehingga berdampak banyak penolakan masyarakat yang memegang kartu Jamkesda saat berobat di rumah sakit.

“Catatan kami, Dinas Kesehatan juga lalai melakukan penggaran senilai Rp. 5 Miliar untuk anggaran pelayanan masyarakat miskin yang belum terintegrasi dengan JKN,” katanya.

Fraksi PDI Perjuangan, kata dia, meminta Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin untuk meninjau pejabat-pejabat di Dinas Kesehatan dan merekomendasikan agar dicopot dan digantikan dengan kalangan profesional yang capable, berdedikasi dan bertanggung jawab di bidang kesehatan.

“Untuk pejabat-pejabat lain di Dinas Kesehatan juga patut dievaluasi kinerjanya dan dievaluasi mental pejabat-pejabat tersebut agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya,” tandasnya. (DB).

Baca Juga

Anggota Unit Reskrim Polsek Tambun saat memasang police line di klinik Aditama Medika II yang berada di Kp. Siluman, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan itu beberapa waktu lalu.

Dinkes Kabupaten Bekasi Pastikan Klinik ‘Aborsi’ Aditama Medika II Tak Berizin

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi memastikan  klinik Aditama Medika II yang berada …

Penyembelihan hewan kurban oleh 12 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi di di lingkungan RT 06/03 Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (12/08) siang

12 PAC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Sembelih Hewan Kurban Pasca Kongres V di Bali

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Sebanyak 12 perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi …