Sekretaris Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra.
Sekretaris Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Bekasi, Beni Saputra.

Potensi PAD Fiber Optik diprediksi Melebihi Nilai Retribusi BTS

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor penyewaan fiber optik diprediksi bisa melebihi nilai retribusi menara telekomunikasi (BTS) yang kini diambil alih oleh pemerintah pusat berdasarkan putusan Mahkamah Konstitusi tahun lalu.

BACA : Tidak Ada Retribusi, 630 BTS Berdiri di Kabupaten Bekasi

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bekasi, Beni Saputra mengatakan bahwa aturan tentang pengelolaan tentang pengambilalihan retribusi tersebut cukup mempengaruhi PAD Kabupaten Bekasi. Pasalnya, terdapat 637 BTS yang berdiri gratis di Kabupaten Bekasi.

Meskipun begitu, Beni optimis pembangunan infrastruktur fiber optik yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi mampu menggantikan potensi PAD dari retribusi BTS. Di Kabupaten Bekasi, kata Beni, jaringan serat optik saat ini sudah terpasang di 12 kecamatan.

“Fiber optik menjadi prioritas pembangunan infrastruktur. Detail engineering design sudah dilakukan sejak 2014 lalu kemudian pemasangan mulai dilakukan 2015 dan 2016. Saat ini sudah 12 kecamatan, dan tahun ini tinggal 11 kecamatan lagi sedang menunggu tendernya. Anggaran untuk pemasangan dan alatnya sekitar Rp 25 miliar,” kata dia saat ditemui di Media Centre, Humas dan Protokoler Pemkab Bekasi, Kamis (12/05).

Baca Juga

Diskominfo Ajukan Rp. 22 Miliar Untuk Data Center di 2018

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Pemerintah Kabupaten Bekasi mengajukan Rp 22 miliar untuk membangun pusat data …

Instansi Pemerintah Harus Kekinian Gunakan Medsos, Pemkab Bekasi Mampu?

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Instansi pemerintahan baik kementerian dan pemerintah daerah diminta memanfaatkan media sosial …