bts ok

Tidak Ada Retribusi, 630 BTS Berdiri di Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bekasi, Hudaya memastikan, di tahun 2016 ini tak akan ada seperak rupiah pun pemasukan dari retribusi Base Transceiver Station (BTS) seluler. Saat ini padahal telah berdiri sekitar 630 BTS.

Menurutnya, retribusi dan pengendalian pengawasan menara terkait dengan pembatalan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) tentang salah satu pasal di Undang-Undang Pajak dan Retribusi Daerah, membuat pihaknya tak bisa melakukan penagihan retribusi BTS.

“Dengan hal itu kita tak boleh memakai tarif retribusi menara berdasarkan nilai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak). Di aturan yang lama itu tarifnya berdasarkan 2 persen dari NJOP. Setinggi-tingginya 2 persen dari NJOP dan itu dipakai di Perda kita,” ujarnya, Senin (25/04).

Terang dia, pada 25 Mei 2015, pasal tersebut dibatalkan oleh MK. Sehingga, Perda yang dibuat Pemkab Bekasi terkait retribusi BTS tidak berlaku. Jadi, menurutnya jika Pemkab ingin menarik retribusi dari BTS di tahun depan diperlukan revisi Perda. Dalam revisi Perda ini poin utamanya adalah soal tarif yang tak boleh berdasarkan pada NJOP sesuai putusan MK.

Baca Juga

galian kabel fiber optic di sukatani

Akhir 2016 Fiber Optik Terpasang di 23 Kecamatan dan Akan Dongkrak PAD Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Untuk kemudahan akses jaringan dan informasi warga, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui …

warnet-cikarang

Diskominfo Bakal Atur Jam Operasional Warnet di Kabupaten Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bekasi akan mengeluarkan aturan pembatasan …