Waduh, Lubang di Flyover Tegal Gede Dibiarkan Menganga

Kondisi lubang di Flyover Tegal Gede Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (07/05) malam. Warga memasang batang pohon sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.
Kondisi lubang di Flyover Tegal Gede Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (07/05) malam. Warga memasang batang pohon sebagai penanda agar pengendara lebih berhati-hati saat melintas.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Sebuah lubang berukuran besar tampak menganga di Flyover Tegal Gede, Desa Pasirsari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Lubang dengan diameter sekitar 1 meter dan kedalaman 10 hingga 15 sentimeter ini bahkan memperlihatkan besi dowel yang seharusnya tertanam di dalam struktur jalan.

Bacaan Lainnya

Warga Desa Pasirsari, Winarto  mengungkapkan kekhawatirannya terhadap situasi tersebut.

“Sudah banyak pengendara yang terjatuh karena lubang ini, terutama pengendara motor. Ini sangat berbahaya apalagi posisinya ada di tengah jalan,” ujarnya, Jum’at (08/05).

BACA: Tim Unit Reaksi Cepat Tambal Jalan Berlubang di Kabupaten Bekasi

Insiden terbaru terjadi ketika dua pengendara sepeda motor wanita terjatuh di lokasi tersebut pada Kamis (07/05) malam.

Kedua korban, yang diketahui bekerja sebagai sales marketing di sebuah perusahaan swasta, mengalami luka-luka dan harus dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.

Winarto berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi segera mengambil tindakan untuk memperbaiki kerusakan jalan ini.

“Kami tahu dari Pemda Bekasi ada tim reaksi cepat. Saya mohon untuk dioptimalkan kembali,” pintanya.

Selain mengeluhkan kondisi jalanan yang berlubang, dirinya juga menyayangkan masih minimanya penerangan jalan serta dugaan adanya pembiaran pencurian ornamen flyover berbahan aluminium di lokasi tersebut.

“Jadi di dinding  flyover Tegal Gede bagian atas itu ada kerucut hijau berbahan aluminium, tetapi itu diambil orang. Itu sudah kami laporkan ke Pemkab Bekasi tindaklanjut dan pemantauannya seperti apa kita tidak tau,” kata dia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA BMBK) Kabupaten Bekasi terkait permasalahan ini.

Warga berharap pihak terkait segera bertindak sebelum insiden kecelakaan di lokasi tersebut kembali terjadi. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait