BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi diminta tidak menggunakan media sosial untuk kepentingan pribadi selama jam kerja.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, saat memimpin Apel Pagi di Plaza Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Senin (24/08/2026).
Yan Yan mengatakan, penggunaan media sosial oleh ASN selama jam kerja semestinya diarahkan untuk mendukung kepentingan pekerjaan. ASN juga didorong memanfaatkan media sosial untuk menyebarluaskan informasi positif terkait pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Bekasi.
“Walaupun memang tidak ada kepentingan penggunaan media sosial dalam waktu kerja, tetapi seyogyanya penggunaan media sosial ini tidak digunakan untuk kepentingan pribadi dalam waktu kerja, tetapi dipergunakan untuk kepentingan pekerjaan,” ujar Yan Yan.
BACA: Peredaran Narkoba di Kabupaten Bekasi Gunakan Media Sosial, Polisi Ungkap Modus Pelaku
Ia mengajak ASN yang memiliki akun media sosial untuk ikut mempublikasikan kegiatan dan capaian positif perangkat daerah masing-masing. Menurutnya, informasi mengenai program pemerintah, pelayanan publik hingga keberhasilan pembangunan perlu diketahui masyarakat.
“Malah saya mengimbau rekan-rekan yang mempunyai akun media sosial, mari kita sama-sama mempublikasikan, kemudian mensosialisasikan kegiatan-kegiatan atau keberhasilan-keberhasilan di masing-masing perangkat daerah,” katanya.
Selain membatasi penggunaan media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja, Yan Yan juga mengingatkan ASN agar lebih kritis dalam menyikapi arus informasi digital.
ASN diminta tidak ikut menyebarluaskan konten yang mengandung kebencian maupun informasi negatif yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan keresahan di tengah masyarakat.
“Kita sebagai ASN, jangan terbawa arus untuk mempromosikan kebencian, mempromosikan hal-hal negatif. Justru sebagai ASN Kabupaten Bekasi, kita harus mempromosikan kegiatan-kegiatan yang ada di daerah dan keberhasilan-keberhasilan, serta kebaikan-kebaikan Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Dalam apel tersebut, Yan Yan juga mengajak ASN Kabupaten Bekasi menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam di Nusa Tenggara Timur dan sejumlah daerah lainnya.
Ia membuka ruang bagi ASN untuk memberikan bantuan secara sukarela yang nantinya dikoordinasikan melalui masing-masing perangkat daerah dan disampaikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Kami berharap ada partisipasi, ada sumbangan rekan-rekan semua. Kita tidak batasi jumlahnya, apapun bentuknya, nanti bisa dikoordinir oleh masing-masing perangkat daerah dan disampaikan melalui BPBD,” ungkapnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















