BERITACIKARANG.COM, KOTA BEKASI – DPRD Kota Bekasi menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di sejumlah wilayah, terutama terkait sistem drainase dan penerangan jalan umum (PJU).
Anggota DPRD Kota Bekasi, Muhamad Kamil, menyampaikan bahwa masih banyak warga yang mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang rusak, saluran air yang tidak berfungsi optimal, serta minimnya penerangan di malam hari.
Kamil menyoroti persoalan banjir yang terus terjadi di beberapa wilayah, salah satunya Kampung Lebak, Teluk Pucung. Menurutnya, banjir yang berulang kali terjadi di kawasan tersebut menunjukkan bahwa penanganan pemerintah belum menyentuh akar masalah.
“Drainase yang buruk menjadi salah satu penyebab utama banjir. Pembenahan sistem drainase harus dilakukan secara menyeluruh agar masalah ini dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, Kamil juga menekankan pentingnya penyediaan penerangan jalan umum (PJU) yang memadai. Ia menilai minimnya PJU tidak hanya mengurangi kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko keamanan di malam hari.
“Penerangan jalan yang cukup akan memberikan rasa aman bagi warga dan mencegah potensi tindak kriminal,” tambahnya.
Tidak hanya menyoroti infrastruktur, Kamil juga mengingatkan perlunya penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan UMKM. Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil yang membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah agar mampu berkembang dan berkontribusi pada perekonomian lokal.
“Program pemberdayaan UMKM harus benar-benar efektif dan menyentuh kebutuhan pelaku usaha kecil agar mereka dapat mandiri secara ekonomi,” jelasnya.
DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengawasi kinerja Pemerintah Kota Bekasi secara kritis dan konstruktif. Sinergi antara DPRD dan pemerintah dinilai sangat penting untuk memastikan pembangunan berjalan secara adil, merata, dan dapat dirasakan oleh seluruh warga. (adv)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















