Warga Kabupaten Bekasi Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan KRL CommuterLine Bertambah Jadi 10 Orang

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Jumlah warga Kabupaten Bekasi yang meninggal dunia akibat insiden kecelakaan KRL CommuterLine tujuan Cikarang di Bekasi Timur dilaporkan mengalami peningkatan. Data terbaru menunjukkan bahwa korban jiwa bertambah dari sebelumnya 3 orang menjadi 10 orang.

Berdasarkan data terbaru Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada Selasa (28/04), tujuh korban asal Kabupaten Bekasi yang berhasil teridentifikasi adalah Anita Sari (31) asal Cikarang Barat, Faridha Utami (50) asal Cibitung, Fika Aknia Pratiwi (23) asal Cikarang Barat dan Ida Nuraida (48), Kecamatan Cibitung.

Bacaan Lainnya

Kemudian Gita Septia Wardani (20), Cibitung, Rinjani Novitasari (25), Tambun Selatan dan Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32), Tambun Selatan.

BACA: 3 Warga Kabupaten Bekasi Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan KRL CommuterLine

Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan secara teliti dengan menggabungkan data primer dan sekunder.

“Identifikasi korban dilakukan melalui sidik jari sebagai data utama, serta didukung data sekunder seperti tanda-tanda medis dan barang pribadi yang ditemukan,” kata Nyoman dalam keterangannya, Selasa (28/04).

Selain di RS Polri, sejumlah warga Kabupaten Bekasi lainnya tewas di beberapa rumah sakit di wilayah Bekasi. Di RSUD Kota Bekasi tercatat satu korban, yakni Nur Laela (39) asal Cikarang Timur. Kemudian, satu korban dirawat di RS Mitra Bekasi atas nama Adelia Rifani asal Cibitung, serta satu lainnya di RS Bella Bekasi, yaitu Ristuti Kustirahayu asal Sukatani.

Proses identifikasi dan penanganan korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Pihak kepolisian mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor dan memberikan data pendukung guna mempercepat proses identifikasi. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait