Wacana Pembangunan Underpass Lemahabang Kembali Bergulir

Perlintasan sebidang Lemahabang di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Perlintasan sebidang Lemahabang di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA –  Wacana pembangunan underpass Lemahabang di Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi kembali bergulir. Hal ini menyusul adanya arahan dari pemerintah pusat yang mendorong perbaikan pada setiap perlintasan sebidang di berbagai daerah.

Arahan tersebut muncul pasca terjadinya insiden kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Pemerintah menilai bahwa perlintasan sebidang menjadi salah satu titik rawan yang perlu mendapatkan perhatian serius untuk meminimalisir risiko kecelakaan.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Dinas Perhubungan  Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengatakan pembangunan underpass Lemahabang sebetulnya sudah sejak lama direncanakan. Bahkan, Pemkab Bekasi telah membebaskan lahan di sekitar lokasi untuk dibangun. Namun rencana itu tak kunjung terealisasi.

“Harapannya itu dibangun oleh provinsi atau pusat karena lokasinya berada di jalan provinsi dan juga nasional. Kabupaten menyiapkan lahannya sekaligus DED-nya. Namun memang masih belum. Maka di momentum ini, kami harap pembangunannya bisa terwujud,” kata di belum lama ini.

BACA: Underpass Akan dibangun di Lemahabang

Pembangunan di titik ini dinilai krusial lantaran tingginya volume lalu lintas kendaraan setiap harinya. Perlintasan ini menghubungkan Jalan Provinsi Kiyai Mak’mun Nawawi Cikarang-Cibarusah dengan Jalan Nasional Jenderal Urip Sumoharjo.

“Dari penghitungan sementara berdasarkan DED, pembangunan underpass Lemahabang memerlukan biaya Rp 99 miliar. Tapi bisa saja nanti dihitung ulang pemerintah pusat sesuai dengan kebutuhannya seperti apa,” kata dia,

Selain pembangunan underpass Lemahabang, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga telah mengusulkan pembangunan flyover pada perlintasan sebidang yang terletak di Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat kepada pemerintah pusat.

BACA: Wakil Ketua DPR RI Dorong Pembangunan Flyover dan Underpass di Perlintasan Kereta Api Padat

“Skemanya seperti underpass Tambun dan Cibitung di mana harapan kami pembangunannya dari Kementerian Perhubungan karena ini untuk keselamatan perjalanan kereta api juga. Namun belum terealisasi, maka kami usulkan saat ini,” kata dia.

Berbeda dengan Lemahabang, pembangunan fly over Telaga Asih masih memerlukan pembebasan lahan. “DED-nya sudah ada, pembebasan lahan belum. Dari pusat sendiri memang yang menjadi hambatan di semua daerah itu proses pembebasan lahan. Nah di Bekasi kami sampaikan bahwa kami siap pembebasan lahannya. Semoga ini pun bisa terealisasi,” ucap dia.

Agus mengatakan, usulan pembangunan di perlintasan sebidang ini terpisah dengan pembangunan pintu perlintasan yang diusulkan melalui bantuan provinsi senilai Rp 15 miliar. “Kalau banprov itu untuk pintu perlintasan yang titiknya berbeda. Dan untuk banprov sudah diusulkan melalui musrenbang provinsi. Jadi sebelum kejadian yang di Bekasi Timur, sebenarnya sudah kami usulkan,” ucap dia. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait