Squash Jadi Cabor Baru di Popda XIII Kabupaten Bekasi 2026

Cabang olahraga squash sebagai cabang baru yang mulai diperkenalkan kepada pelajar pada Popda Kabupaten Bekasi 2026.
Cabang olahraga squash sebagai cabang baru yang mulai diperkenalkan kepada pelajar pada Popda Kabupaten Bekasi 2026.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Cabang Olahraga (Cabor) Squash mulai dipertandingkan pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke XIII Kabupaten Bekasi Tahun 2026.  Kehadiran squash di ajang olahraga pelajar ini diharapkan mampu menarik minat generasi muda terhadap olahraga yang dikenal penuh strategi dan kecepatan ini.

Kepala Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memberikan peluang bagi pelajar di wilayah tersebut agar dapat mengenal lebih banyak cabang olahraga modern.

Bacaan Lainnya

“Sejak fasilitas squash tersedia, kami langsung berusaha memperkenalkannya kepada pelajar. Kami ingin anak-anak Kabupaten Bekasi memiliki kesempatan untuk mengembangkan minat mereka di cabang olahraga ini,” kata dia, Senin (25/05).

BACA: Sejarah Baru! Kabupaten Bekasi Miliki Venue Squash Bertaraf Internasional

Squash sendiri merupakan olahraga yang dimainkan di lapangan tertutup dengan menggunakan raket dan bola khusus. Meski popularitasnya di Indonesia belum setara dengan olahraga seperti sepak bola atau bulu tangkis, squash mulai mendapatkan perhatian berkat prestasi para atlet nasional di berbagai kejuaraan internasional.

Dalam rangka mendukung pengenalan cabor baru ini, Iman mengatakan, Disbudpora telah menggelar program sosialisasi dan pelatihan intensif selama satu bulan sebelum pertandingan dimulai. Pelajar dari berbagai kecamatan dibekali pelatihan untuk memahami dasar-dasar permainan squash.

“Alhamdulillah respons dari para pelajar sangat luar biasa. Mereka menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti sesi latihan dan pertandingan. Ini adalah langkah awal yang baik untuk pembinaan atlet squash di Kabupaten Bekasi,” ungkap Iman Nugraha.

Ke depannya, Disbudpora Kabupaten Bekasi berencana untuk mengembangkan squash lebih luas lagi, termasuk memasukkannya ke dalam kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. Hal ini bertujuan untuk semakin memperkuat budaya olahraga di kalangan pelajar sekaligus mencetak atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait