BERITACIKARANG.COM, SUKATANI – Ribuan pelajar dari 23 kecamatan di Kabupaten Bekasi turut ambil bagian dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) ke-XII tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2026. Kegiatan olahraga tahunan ini mempertandingkan 13 cabang olahraga, di antaranya atletik, bola basket, renang, voli indoor, bulutangkis, pencak silat, sepakbola, judo, karate, sepak takraw, squash, kempo, hingga panahan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja menekankan bahwa Popda bukan hanya sekadar ajang kompetisi olahraga antar pelajar, tetapi juga menjadi sarana penting untuk membangun karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan atlet-atlet pelajar yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki semangat persaudaraan di kalangan pelajar,” ujar Asep saat membuka secara resmi Popda ke-XIII tingkat Kabupaten Bekasi di Lapangan Sport Plus Sukatani, Senin (25/05).
Ia juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya Popda XIII ini. Mulai dari panitia pelaksana, perangkat daerah, sekolah, para pelatih, hingga orang tua yang memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka untuk berpartisipasi dalam ajang olahraga ini.
Asep menilai Popda sebagai bukti nyata komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem olahraga pelajar yang sehat, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia berharap ajang ini dapat melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.
BACA: Pelajar Kabupaten Bekasi Diperkenalkan Olahraga Lempar Pisau
“Bertandinglah dengan semangat, disiplin, dan rasa percaya diri. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi fair play. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi semangat juang dan sikap sportif adalah kemenangan yang sesungguhnya,” pesan Asep.
Sementara itu, Kepala Dinas Budaya, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyebutkan bahwa Popda bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga semata. Lebih dari itu, Popda juga diposisikan sebagai sistem pembinaan berjenjang untuk menyiapkan atlet-atlet muda menghadapi event yang lebih besar seperti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (Popwilda) Jawa Barat.
“Popda bukan sekadar pertandingan, tetapi menjadi ruang pembinaan atlet usia dini yang sangat strategis. Dari sinilah kita mempersiapkan generasi atlet asli daerah untuk menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi,” ungkap Iman.
Menurut Iman, jumlah peserta Popda 2026 mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Seluruh kecamatan di Kabupaten Bekasi turut berpartisipasi dalam berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan. “Alhamdulillah semua cabang olahraga terisi peserta. Ini menunjukkan kesadaran yang semakin tinggi dari para pelajar dan pihak sekolah akan pentingnya olahraga,” tutupnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















