Ilustrasi
Ilustrasi

PAD Kabupaten Bekasi dari Pajak Hotel Baru 18 Persen

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Penerimaan pajak dari sektor hotel di Kabupaten Bekasi  hingga triwulan kedua tahun ini baru mencapai 18 persen. Pandemi Covid-19 disinyalir berdampak pada penurunan tingkat keterisian kamar hotel.

BACA:  Kabupaten Bekasi Andalkan PBB dan Pajak BPHTB Kala Pandemi 

“Okupansi hotel memang rendah sejak awal pandemi COVID-19. Jadi ya memang berdampak ke penerimaan pajaknya,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pajak pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi Jenal Aca, Jum’at (18/06).

Jenal mengungkapkan realisasi penerimaan pajak dari sektor perhotelan hingga pertengahan Bulan Juni 2021 adalah Rp5,5 miliar dari total target tahun ini sebesar Rp30 miliar.

Pihaknya terus berupaya meningkatkan penerimaan pajak sektor ini salah satunya dengan memasang alat perekam data transaksi usaha atau tapping box di hotel guna memastikan pembayaran wajib pajak sesuai dengan yang ditentukan.

“Kami juga melakukan inovasi terkait pembayaran pajak yang dipermudah melalui aplikasi daring. Perlahan tapi pasti okupansi hotel kini merangkak naik, semoga demikian pula dengan penerimaan pajaknya,” ucapnya.

Jenal mengaku selain pajak perhotelan, pandemi Covid-19 juga mengakibatkan penerimaan pajak dari sektor hiburan belum bisa terdongkrak naik. Terlebih sejak pemberlakuan Perda Tempat Hiburan Malam, pemerintah daerah praktis mengandalkan jenis usaha bioskop, permainan, dan pertunjukan saja.

“Bioskop memang katanya sudah dibuka kembali. Ya mudah-mudahan kalau memang mereka wajib pajak yang baik, pasti akan melapor ke kita,” katanya.

Diakuinya, pada tahun ini beberapa sektor pajak masih belum bisa terdongkrak saat pemulihan ekonomi ditengah pandemi corona ini. Namun dirinya optimistis target bisa terpenuhi. Apalagi, di tahun ini ada wajib pajak baru yang berjumlah sekitar 124.

“Target tahun ini penerimaan pajak di Kabupaten Bekasi Rp1,9 triliun. Tapi kalau dengan retribusi, bisa mencapai Rp2,5 triliun. Ya mudah-mudahan tercapai,” tandasnya. (BC)