Dua Pencuri Gondol Pagar SMP Negeri 02 Babelan, Polisi Buru Pelaku

Dua orang pencuri menggondol pagar besi tambahan milik SMP Negeri 02 Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (22/07) dini hari. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini tengah diselidiki pihak kepolisian setempat.
Dua orang pencuri menggondol pagar besi tambahan milik SMP Negeri 02 Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (22/07) dini hari. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini tengah diselidiki pihak kepolisian setempat.

BERITACIKARANG.COM, BABELAN – Dua orang pencuri menggondol pagar besi tambahan milik SMP Negeri 02 Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (22/07) dini hari. Aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV) dan kini tengah diselidiki pihak kepolisian setempat.

Dalam rekaman CCTV yang beredar di media sosial, dua pria terlihat mengangkut pagar besi dengan santai menggunakan sepeda motor saat kondisi lingkungan sekolah masih sepi. Pencurian diduga terjadi sekitar pukul 04.30 WIB.

Bacaan Lainnya

Humas SMP Negeri 02 Babelan, Joko Winarno, mengatakan pihak sekolah baru menyadari pagar tersebut hilang sekitar pukul 06.00 WIB ketika aktivitas sekolah mulai berlangsung.

“Menurut CCTV kejadiannya sekitar pukul 04.30 WIB. Kami baru mengetahui pagar hilang sekitar pukul 06.00 WIB saat aktivitas sekolah mulai berjalan,” kata Joko saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pagar yang dicuri bukan gerbang utama sekolah, melainkan pagar tambahan yang menghubungkan dua blok bangunan.

“Itu gerbang tambahan yang berada di sisi samping sekolah, ukurannya sekitar 1 x 1,5 meter. Bukan gerbang utama,” ujarnya.

BACA: Gembok Pagar Dibobol, Motor Penghuni Kontrakan Dibawa Kabur Maling

Menurut Joko, pelaku diduga memanfaatkan situasi menjelang pagi ketika lingkungan sekolah masih lengang. Selain itu, engsel pagar tidak dilengkapi pengunci sehingga mudah dilepas.

“Ada petugas keamanan, tetapi memang tidak menyangka akan terjadi pencurian. Kejadiannya juga sangat cepat karena pagar itu memang tidak ada pengunci engselnya,” katanya.

Ia mengaku peristiwa tersebut merupakan kejadian pertama yang dialami sekolah selama puluhan tahun.

“Selama 30 tahun saya mengajar, baru ada kejadian seperti ini,” ucapnya.

Usai mengetahui kejadian itu, pihak sekolah langsung memeriksa rekaman CCTV, berkoordinasi dengan pengurus lingkungan, serta melaporkan kasus tersebut ke Polsek Babelan.

Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

“Kami melakukan olah TKP serta mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi. Petugas juga menelusuri rekaman CCTV untuk mengidentifikasi para pelaku,” kata Kompol Wito.

Hingga kini, kedua pelaku masih dalam pengejaran. Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui identitas maupun keberadaan pelaku agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus tersebut. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait