BERITACIKARANG.COM, CIBARUSAH – Pemerintah Kabupaten Bekasi berencana untuk melakukan pembangunan embung seluas sekitar 1,2 hektare di wilayah Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, yang juga ditujukan untuk menampung limpasan air saat curah hujan tinggi.
Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, embung tersebut memiliki dua fungsi utama, yakni menyediakan cadangan air ketika musim kemarau sekaligus menahan air saat musim hujan.
“Yang kita hadapi adalah satu kekeringan, yang kedua adalah kemanjiran,” ujar Asep seusai mengikuti rapat virtual bersama Kementerian Pertanian, TNI, dan perangkat daerah terkait belum lama ini.
BACA: Pemkab Bekasi Siapkan Embung 1,2 Hektare di Cibarusah untuk Atasi Kekeringan
Menurutnya, air hujan yang tertampung di embung nantinya dapat disalurkan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan.
“Selain itu juga bisa menahan air. Saat hujan tinggi akan ditampung juga di embung, setelah itu baru disalurkan ke daerah-daerah yang memang lebih membutuhkan,” katanya.
Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Arm. Vicky Harryanto Mamonto mengatakan, fungsi embung tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan irigasi, tetapi juga konservasi air.
BACA: Sumur Kelenteng Ngo Kok Ong Cibarusah Tak Pernah Surut Saat Kemarau
“Selain mengatasi kekeringan, seperti disampaikan Pak Bupati juga, embung ini bisa menjadi konservasi air,” ujarnya.
Menurut Vicky, dengan luas sekitar 1,2 hektare, tampungan tersebut diharapkan dapat menahan sebagian air ketika musim hujan sehingga limpasan air dapat dikelola sebelum dialirkan ke wilayah lain.
“Ketika musim hujan datang, dengan embung seluas 1,2 hektare, paling tidak bisa menampung air,” katanya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















