Antrean Pertalite Mengular, Warga Rela Beli Bensin Eceran Demi Hemat Waktu

Antrean Pertalite di salah satu SPBU yang terletak di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan.
Antrean Pertalite di salah satu SPBU yang terletak di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan.

BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN– Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dalam beberapa hari terakhir terlihat semakin panjang. Kondisi ini terjadi setelah banyak pengendara roda dua beralih menggunakan Pertalite akibat kenaikan harga Pertamax dan bahan bakar non-subsidi lainnya.

Peralihan pengguna BBM non-subsidi ke Pertalite membuat permintaan terhadap bahan bakar bersubsidi tersebut meningkat signifikan. Akibatnya, antrean kendaraan, terutama sepeda motor, kerap mengular hingga keluar area SPBU khususnya pada jam-jam sibuk.

Bacaan Lainnya

Tak sedikit pengendara yang akhirnya memilih membeli bensin eceran di warung-warung pinggir jalan. Meski harganya lebih mahal dibandingkan Pertalite di SPBU, mereka mengaku cara tersebut lebih praktis dan dapat menghemat waktu.

BACA: Pertamax Naik 32,1 Persen, Ojol dan Buruh Pabrik di Cikarang: Asal Jangan Pertalite!

Salah satunya adalah Devi (32), seorang ibu rumah tangga yang ditemui saat membeli bensin eceran di Tambun Selatan. Ia mengaku terpaksa mengisi bahan bakar di warung karena sedang terburu-buru mengantar anaknya ke sekolah.

“Kalau antre di SPBU bisa lama. Saya harus cepat mengantar anak sekolah, jadi terpaksa beli bensin eceran walaupun lebih mahal,” ujar Devi, Jum’at (12/-06) pagi.

Menurutnya, selisih harga sekitar Rp1.000 hingga Rp2.000 per liter masih bisa ditoleransi dibandingkan harus kehilangan waktu di tengah kesibukan pagi hari.

Kondisi serupa juga dialami Wawan (40), seorang karyawan swasta yang setiap hari menggunakan sepeda motor untuk berangkat kerja Bekasi – Jakarta. Ia mengatakan antrean Pertalite kini menjadi pemandangan yang hampir selalu ditemui saat pagi maupun sore hari.

“Kalau berangkat kerja pagi, antreannya panjang. Kadang saya memilih beli eceran kalau memang sudah mepet waktu,” kata Wawan.

Ia menilai antrean panjang terjadi karena semakin banyak pengguna Pertamax yang beralih ke Pertalite setelah harga BBM non-subsidi mengalami kenaikan.

Menurut Wawan, ada cara untuk menghindari antrean panjang di SPBU, yakni dengan mengisi bahan bakar pada jam-jam yang tidak terlalu ramai.

“Kalau nggak mau antre, biasanya isi bensin siang bolong atau tengah malam. Di jam-jam itu antreannya terkadang jauh lebih sepi,” ujarnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait