BERITACIKARANG.COM, TAMBUN SELATAN – Polisi kesulitan mengungkap identitas sesosok pria yang ditemukan tewas dalam kondisi hangus terbakar di lahan penyimpanan limbah kayu di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Selasa (25/08) dinihari.
Kondisi jasad yang terbakar hampir seluruhnya membuat proses identifikasi menjadi sulit. Polisi juga tidak menemukan pakaian, kartu identitas, maupun barang lain yang dapat membantu mengungkap identitas korban.
Kapolsek Tambun Selatan Kompol Wuryanti mengatakan, jasad tersebut ditemukan warga setelah terjadi kebakaran di lokasi. Petugas bersama tim identifikasi Polres Metro Bekasi kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pemeriksaan dan mengevakuasi korban.
“Memang ditemukan sosok jenazah berkelamin laki-laki dengan kondisi yang sudah terbakar 100 persen. Dari kepala, wajah, sampai seluruh badan itu sudah terbakar,” kata Wuryanti.
Jasad ditemukan di atas tumpukan limbah kayu berupa balok yang biasa digunakan sebagai bahan bakar oleh pengrajin tahu dan tempe. Lokasi tersebut berada di pinggir jalan dan bukan merupakan tempat pembuangan sampah (TPS). Berdasarkan keterangan warga, lahan itu merupakan tanah kosong milik sebuah perusahaan.
BACA: Api Padam, Warga Temukan Jasad Pria Hangus di Lokasi Kebakaran
Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pemeriksaan forensik diperlukan untuk memastikan penyebab kematian maupun asal api yang membakar tubuh korban.
“Kalau mengandalkan penciuman kami tadi malam tidak ada. Tetapi kami bukan ahlinya. Nanti harus ada pemeriksaan lebih lanjut oleh ahli forensik,” ujarnya.
Wuryanti mengatakan, tidak ada pakaian yang tersisa pada tubuh korban. Kondisi tersebut turut menyulitkan polisi dalam proses identifikasi. “Tidak ada baju yang melekat, tidak ada jejak tekstil yang melekat, karena sudah terbakar 100 persen,” ucapnya.
Untuk sementara, polisi memperkirakan korban berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi sekitar 165 sentimeter dan berat badan sekitar 60-65 kilogram. Usia korban belum dapat dipastikan karena kondisi jasad yang mengalami kerusakan akibat terbakar.
Polisi telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan warga sekitar. Keduanya berada di sekitar lokasi dan turut membantu memadamkan api karena rumah mereka berdekatan dengan TKP.
Selain memeriksa saksi, polisi juga menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, hingga kini belum ditemukan rekaman yang memperlihatkan aktivitas atau seseorang yang menuju lokasi penemuan jasad.
“Kalau CCTV kita sudah sisir di TKP, namun belum ada yang menunjukkan untuk ke lokasi itu. Untuk bukti-bukti yang lain juga tidak ada di TKP,” katanya.
Jasad korban telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani pemeriksaan forensik dan persiapan autopsi. Polisi memberikan waktu sekitar dua hingga tiga hari untuk mencari keluarga korban sebelum proses autopsi dilakukan.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki untuk segera melapor ke Polsek Tambun Selatan, terutama jika memiliki ciri-ciri tinggi sekitar 165 sentimeter dan berat badan 60-65 kilogram.
Pelapor dapat membawa dokumen pendukung seperti kartu identitas, kartu keluarga, atau foto anggota keluarga yang hilang untuk membantu proses identifikasi. Informasi juga dapat disampaikan melalui akun Instagram Polsek Tambun Selatan. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















