Pasar Baru Cikarang Dipoles Bak Kawasan Braga, Sampah Pedagang Masih Mengusik

sampah berupa sisa sayuran dan limbah dagangan berserakan di badan jalan depan Pasar Baru Cikarang, Senin (03/08) siang.
sampah berupa sisa sayuran dan limbah dagangan berserakan di badan jalan depan Pasar Baru Cikarang, Senin (03/08) siang.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA — Pemerintah terus melakukan penataan kawasan Pasar Baru Cikarang untuk meningkatkan kenyamanan dan ketertiban lingkungan pasar. Sejumlah fasilitas telah dibenahi sehingga kawasan tersebut belakangan ramai disebut-sebut memiliki suasana yang menyerupai Kawasan Braga di Kota Bandung.

Namun, upaya penataan itu masih dihadapkan pada persoalan kebersihan. Berdasarkan pantauan BeritaCikarang pada Senin (03/08) siang, sampah berupa sisa sayuran dan limbah dagangan masih terlihat berserakan di badan jalan depan pasar.

Bacaan Lainnya

Kepala UPTD Pasar Wilayah IV Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi, Hasyim Adnan, mengakui masih banyak pedagang yang belum mematuhi ketertiban terkait pengelolaan sampah. Menurut dia, imbauan sudah berulang kali disampaikan, tetapi masih ada oknum pedagang yang mengabaikannya.

BACA: Pasca Relokasi, Pasar Baru Cikarang Bakal ‘Dibedakin’

“Utamanya memang pedagang yang di luar, karena yang di dalam relatif sudah terlayani. Sedangkan yang di luar memang sebenarnya sudah bukan kendali kami, meski akhirnya kami yang tetap mengangkut sampahnya,” kata Hasyim.

Ia menjelaskan, sedikitnya satu truk sampah diterjunkan setiap hari untuk mengangkut sampah di area luar pasar.

Hasyim menilai ketidakdisiplinan pedagang membuat hasil penataan kawasan menjadi kurang maksimal. Padahal, pembenahan pasar dilakukan agar memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pembeli.

“Memang dengan masih adanya sampah jadinya sayang, padahal pasarnya sudah dibenahi. Ini yang kami sesalkan,” ujarnya.

Pihak UPTD Pasar, lanjut Hasyim, terus berkoordinasi dengan paguyuban pedagang untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik tersebut.

“Dengan koordinasi yang terus dilakukan, kami berharap ada perubahan perilaku sehingga kawasan pasar yang sudah ditata bisa tetap nyaman dan bersih,” kata dia. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait