BERITACIKARANG.COM, CIKARANG UTARA – Kebocoran tabung gas memicu ledakan di sebuah rumah di Kampung Pulo Kapuk, RT 01/RW 05, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (28/08) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Ledakan tersebut mengakibatkan enam orang dalam satu keluarga mengalami luka bakar. Dua korban, yakni DS (36) dan anaknya, RA (7), meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan selama satu hari di RSUD Kabupaten Bekasi.
Keluarga korban, Tami (55), mengatakan peristiwa bermula saat ibu korban yang bernama E sedang memasak dan menghangatkan nasi. Saat itu, diduga terjadi kebocoran gas.
“Katanya itu gas ada yang bocor. Dia minta tolong sama mantunya, minta dibenerin,” kata Tami, Sabtu (29/08).
BACA: Diduga Akibat Kebocoran Gas, Rumah Makan Bali Ndeso Resto Ludes Terbakar
Menurut Tami, tak lama setelah meminta bantuan, terdengar suara ledakan dari rumah korban. Ia yang tinggal di sebelah rumah korban mendengar suara ledakan tersebut.
“Satu kali meledak. Pokoknya ngebledug gitu kedengarannya,” ujarnya.
Seementara itu Satgas Kesehatan Desa Mekarmukti, Suta menyebut terdapat enam orang yang menjadi korban dalam kejadian tersebut. Dua di antaranya mengalami luka bakar parah hingga akhirnya meninggal dunia.
“Dua korban yang meninggal DS dan RA itu luka bakarnya di atas 90 persen, sudah full, kayaknya sudah 100 persen,” ujarnya.
Adapun empat korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Termasuk E yang masih menjalani perawatan di ruang ICU RSUD Kabupaten Bekasi karena mengalami luka bakar sekitar 90 persen.
“E kondisinya kritis atau tidak, kami belum tahu karena memang tidak boleh dijenguk, karena di ICU. Tapi awal masuk kondisi luka bakarnya sudah lumayan 90 persen,” ungkapnya.
Saat ini kasus ledakan tabung gas yang mengakibatkan ayah dan anak tewas itu dalam penanganan Polsek Cikarang Utara dan Polres Metro Bekasi. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















