Salah seorang pengunjung saat berfoto diantara bunga matahari yang mulai bermekaran di Kp. Rawa Keladi, Desa Sukamurni,Kecamatan Sukakarya
Salah seorang pengunjung saat berfoto diantara bunga matahari yang mulai bermekaran di Kp. Rawa Keladi, Desa Sukamurni,Kecamatan Sukakarya

Jadi Objek Swafoto, Kebun Bunga Matahari di Sukakarya Mulai Viral dan Ramai Dikunjungi Warga

BERITACIKARANG.COM, SUKAKARYA – Kebun Bunga Matahari milik warga di Kp. Rawa Keladi, Desa Sukamurni,Kecamatan Sukakarya mendadak ramai dikunjungi warga. Pasalnya kebun dengan ukuran 2500 meter itu dipenuhi bunga matahari yang tengah bermekaran sehingga memikat warga khususnya remaja untuk berswafoto.

Ketua kelompok Masyarakat Budi Daya Bunga Matahari, Sarman Faisal mengatakan,ide awal untuk membudidayakan Bunga Matahari itu bermula dari seringnya melakukan wisata ke daerah lain yang memiliki destinasi wisata Bunga Matahari. Sehingga mulai dari sanalah tumbuh pemikiran untuk mengembangkannya di Kabupaten Bekasi.

“Mulanya terinspirasi sama teman yang sudah berhasil mengembangkan potensi wisata melalui taman bunga matahari di daerah Brebes sehingga dari situlah saya berpikir kenapa tidak kita kembangkan di Kabupaten Bekasi,” ujarnya, Rabu (13/02).

Diakui Sarman, Kebun Bunga Matahari miliknya ini setiap harinya dikunjungi ratusan orang hanya untuk berfoto. “Budidaya bunga matahari ini mendapat antusias dari masyarakat bahkan juga mendapat dukungan dari para mahasiswa Al-Azhar Jakarta yang ikut membantu dalam pengolahannya,” kata dia.

Menurutnya, dengan banyaknya orang yang mendatangi Kebun Matahari hal itu memberi dampak positif bagi warga sekitar karena mampu meningkatkan perekonomian warga yang berjualan di sekitar lokasi.

“Tujuannya sih untuk mendongkrak perekonomian masyarakat artinya ketika ada banyaknya pengunjung secara tidak langsung itu bisa memajukan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar dia.

Masih kata Sarman, saat ini kurang lebih ada 2000 batang pohon Bunga Matahari yang tengah bermekaran. Dirinya mempersilahkan bagi masyarakat kabupaten Bekasi yang ingin mengabadikanya untuk datang. Sebab, setelah mekar usia Bunga Matahari sendiri tidak tahan lama dan hanya bertahan 1 sampai 2 bulan.

“Kami berharap pengunjung ikut menjaga bersama agar masyarakat yang lain juga ikut menikmati indahnya bunga mataharinya,” imbuhnya.

Sementara kepada bidang (kabid) Destinasi Dinas Pariwisata Bramuntio mengapresiasi apa yang dilakukan maayarakat Kp. Rawa Keladi yang sudah berupaya mendongkrak potensi wisata melalui taman Bunga Matahari. Kedepan, pihaknya akan membantu memberikan pembinaan dan membentuk agar kampungnya menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Bekasi.

“Kami sangat mendukung dan kedepannya akan kami bentuk kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk masyarakat Kp. Rawa Keladi,” singkatnya. (BC)

Baca Juga

Pengunjung TBMB saat beswafoto di antaran hamaparan bunga celosia.

Bak di Eropa, Hamparan Bunga Celosia di TBMB Sukakarya Jadi Incaran Untuk Berswafoto

BERITACIKARANG.COM, SUKAKARYA –  Tak perlu jauh-jauh ke negara Kincir Angin untuk menikmati keindahan Bunga Celosia. …

Kapolsek Sukatani AKP Taifur beserta Kanit Reskrim Ipda Kukuh Setio Utomo saat mendatangi kediaman Shella Salsa Sulianti di Kp. Cabang Pulo Bambu RT. 001/001 Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Jum'at (28/06) pagi.

Dikabarkan Hilang dan Viral, Gadis 14 Tahun Asal Sukakarya Ini Ternyata Nginep di Rumah Teman

BERITACIKARANG.COM, SUKAKARYA – Seorang gadis 14 tahun bernama Shella Salsa Sulianti dikabarkan hilang. Kejadian ini …