Emak-emak di Cikarang Dapat Pelatihan Bikin MPASI, Bisa Jadi Modal Buka Usaha

Sejumlah ibu rumah tangga di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengikuti pelatihan gratis pembuatan Makanan Pendamping Asi (MPASI), Kamis (08/10).
Sejumlah ibu rumah tangga di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengikuti pelatihan gratis pembuatan Makanan Pendamping Asi (MPASI), Kamis (08/10).

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Sejumlah ibu rumah tangga di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, mengikuti pelatihan gratis pembuatan Makanan Pendamping Asi (MPASI), Kamis (08/10).

Kegiatan yang digelar Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Desa dan BPD Sukadami tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan keterampilan peserta dalam menyiapkan makanan anak, tetapi juga membuka peluang usaha baru.

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi, Agus Dwi Riyanto, mengatakan keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga sekaligus dikembangkan menjadi usaha.

BACA: Genjot Wirausaha Baru di Kabupaten Bekasi, Hanya 60 Persen Peserta Pelatihan Mampu Berkembang

“Harapannya ibu-ibu peserta bisa membuat makanan yang bersih dan baik untuk anak maupun cucunya, sekaligus membuka peluang usaha baru yang dapat membantu perekonomian keluarga,” kata Agus.

Peserta juga mendapat bahan dan peralatan untuk praktik pembuatan MPASI. Pelatihan menghadirkan narasumber bersertifikasi Badan Standardisasi Nasional (BSN) serta melibatkan Puskesmas Sukadami.

Agus mengatakan, pemerintah akan mendorong peserta yang mulai mengembangkan usaha untuk melengkapi legalitas produknya.

“Kalau usahanya sudah berjalan, kami juga bantu untuk kelengkapan legalitas usahanya,” ujarnya.

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat dan penciptaan wirausaha pemula yang menyasar masyarakat hingga tingkat desa. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait