BERITACIKARANG.COM, BABELAN – Seorang pemilik toko material berinisial AFH (44) ditemukan tewas dalam kondisi gantung diri di tokonya yang berlokasi di wilayah Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (27/05) siang. Kejadian tragis ini pertama kali diketahui oleh anak korban, BF (19), yang datang ke toko sekitar pukul 13.00 WIB.
Awalnya, BF mendapati rolling door toko material milik ayahnya itu dalam keadaan terbuka. Saat memasuki toko, ia terkejut melihat sang ayah sudah dalam kondisi tergantung dengan leher terikat tali tambang di plafon dapur. Sementara di lokasi yang sama, ibu korban, S (40), ditemukan tergeletak tak sadarkan diri.
“Saat dicek S masih bernafas. BF kemudian meminta bantuan warga untuk segera mengevakuasi ibunya ke RS Ananda Babelan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Babelan, AKP Syafwardi.
BACA: Terjerat Rentenir, Pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi Minta Persyaratan KUR Dipermudah
Setelah menerima laporan, petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan dugaan bahwa AFH mengakhiri hidupnya akibat tekanan ekonomi yang berat, termasuk persoalan utang pribadi dan pinjaman online.
“Dari ponsel korban juga ditemukan bukti adanya tekanan penagihan yang terus dialami korban dalam beberapa waktu terakhir,” ungkap Syafwardi.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan seluruh fakta terkait kejadian ini. “Kami juga telah berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Metro Bekasi untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
















