Swadaya Warga, Bendera Merah Putih 500 Meter Membentang di Karangbahagia

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Kampung Pendeuy Timur, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.
Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Kampung Pendeuy Timur, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.

BERITACIKARANG.COM, KARANGBAHAGIA — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Kampung Pendeuy Timur, Desa Karangsatu, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi membentangkan bendera Merah Putih sepanjang 500 meter.

Bendera raksasa tersebut dipasang membentang di lingkungan Kampung Pendeuy Timur dan menjadi pusat perhatian warga setempat. Pemasangan dilakukan secara gotong royong oleh sekitar 150 warga dari tiga RT, yakni RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 01.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana kegiatan, Berlin, mengatakan panjang bendera yang dipasang tahun ini meningkat drastis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Awalnya pada tahun pertama hanya 40 meter. Alhamdulillah tahun ini sudah mencapai 500 meter,” kata Berlin kepada wartawan, Minggu (02/08).

BACA: Warga Karangsambung Hias Desa dengan Bendera Merah Putih Sepanjang 1 Kilometer

Menurut dia, seluruh biaya kegiatan berasal dari swadaya masyarakat dengan total anggaran sekitar Rp25 juta.

“Biaya sekitar Rp25 juta, semuanya dari swadaya masyarakat. Alhamdulillah warga sangat mendukung,” ujarnya.

Untuk menopang bendera tersebut, panitia menggunakan sekitar 120 batang bambu sebagai tiang dan 60 batang bambu untuk bagian penyangga atas. Selain itu, pembuatan bendera menghabiskan sekitar 20 rol kain.

Berlin menjelaskan proses pengerjaan dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Ia mengakui pada awalnya banyak warga yang meragukan rencana pemasangan bendera sepanjang 500 meter tersebut.

“Awalnya banyak yang bilang tidak mungkin bisa sepanjang itu dan pembuatannya pasti lama. Tetapi kami terus memberi semangat, akhirnya masyarakat turun semua untuk membantu,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan tersebut digelar untuk memeriahkan peringatan 17 Agustus 2026 sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan warga.

“Kami ingin memeriahkan HUT RI ke-81 dan membuat sesuatu yang membanggakan untuk Kampung Pendeuy Timur,” ucapnya.

Panitia berencana mempertahankan pemasangan bendera hingga akhir Agustus 2026. Pada malam hari, lokasi tersebut juga akan dihiasi lampu hias dan direncanakan menjadi pusat kegiatan warga, termasuk bazar UMKM.

Salah seorang warga, Sueb, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kami merasa senang karena ini hasil kerja sama warga. Tidak terasa capek karena dikerjakan bersama-sama. Ini menjadi kebanggaan kampung kami sendiri,” kata Sueb.

Menurut Sueb, perencanaan kegiatan sudah dimulai sejak 1 Juni 2026 dan pembangunan selesai pada awal Agustus 2026.

Ke depan, warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan dengan ukuran yang lebih besar. Bahkan, panitia menargetkan panjang bendera dapat mencapai 1.000 meter pada peringatan HUT RI tahun depan jika mendapat dukungan masyarakat dan kondisi memungkinkan. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait