BERITACIKARANG.COM, BANDUNG – Jumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) yang tercatat di Jawa Barat (Jabar) mencapai lebih dari 7.400 organisasi jika dihitung berdasarkan data Kesatuan Bangsa dan Politik di tingkat kabupaten/kota.
Sementara itu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat mencatat 1.806 organisasi kemasyarakatan yang berada dalam pendataan tingkat provinsi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.226 ormas berbadan hukum, 158 terdaftar, sedangkan 422 lainnya masuk kategori tanpa keterangan.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Seni Budaya, Agama dan Kemasyarakatan Kesbangpol Jawa Barat, Irman Nugraha, menjelaskan data tingkat provinsi tersebut berkaitan dengan organisasi yang memiliki kepengurusan di tingkat Jabar.
“Jumlah itu yang ada DPD-nya, dalam artian di tingkatan Jabar. Sedangkan untuk seluruhnya di kabupaten kota, ada 7.000-an ormas itu,” kata Irman.
BACA: Anggota Ormas Ngamuk dan Kotori Kantor Dinkes Kabupaten Bekasi
Menurut dia, kegiatan ormas di Jawa Barat mencakup bidang sosial, budaya, agama, dan profesi. Organisasi yang bergerak di bidang profesi disebut menjadi kelompok terbanyak.
Sebagian besar organisasi kemasyarakatan dalam pendataan tingkat provinsi telah memiliki legalitas formal, baik berupa pengesahan badan hukum dari Kementerian Hukum maupun Surat Keterangan Terdaftar (SKT).
Di tengah besarnya jumlah organisasi tersebut, pemerintah menghadapi tantangan untuk memastikan ormas menjalankan fungsi sosialnya sekaligus mencegah penyalahgunaan organisasi oleh pihak-pihak tertentu.
“Sebenarnya tujuan mereka ini kan positif sebagai kontrol sosial yang lebih ke mitra strategis dalam pemerintah. Kami juga pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Ini kan bagian dari stakeholder. Kemudian stigma negatif kami menyikapinya sebagai oknum saja,” kata Irman. (DIM)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS















