Ananda George dan Alwi Assegaf ‘Kian Santang’ saat menggelar pers confrence tentang film Sang Prabu yang digarap Production House (PH) Sanggar Prabu, Sabtu (11/06) sore.
Ananda George dan Alwi Assegaf ‘Kian Santang’ saat menggelar pers confrence tentang film Sang Prabu yang digarap Production House (PH) Sanggar Prabu, Sabtu (11/06) sore.

Film Sang Prabu, Angkat Unsur Budaya Indonesia

BERITACIKARANG.COM, SUKATANI – Untuk mengangkat keunikan dan keberagaman budaya lokal Indonesia, Sanggar Prabu, sebuah Production House (PH) yang berada di Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk memperoduksi film-film yang memuat nilai-nilai budaya. Salah satu film yang akan dibuat berjudul Sang Prabu yang akan dibintangi Ananda George dan Alwi Assegaf ‘Kian Santang’.

“Insyaallah film ini akan mengangkat nilai-nilai budaya kita karena kalau berbicara budaya, di kita ini sudah hampir punah dan tidak ada yang muncul. Kami sebagai Putra Bekasi, berusaha untuk membakitkan kembali nilai-nilai budaya itu melalui film, salah satunya melalui film Sang Prabu,” kata Kang Bibin, direktur Sang Prabu Production, saat ditemui di acara buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Sanggar Prabu, Sabtu (11/06).

Sebagai seorang seniman, kata Kang Bibin, film merupakan salah satu cara yang efektif untuk menyampaikan dan memperkenalkan nilai-nilai budaya Indonesia. “Karena Film  juga efektif untuk memperkenalkan cerita-cerita legenda pada masyarakat. Kita punya banyak cerita rakyat yang bagus dan legenda-legenda yang luar biasa untuk diangkat,” ucapnya.

Dengan singkat ia menceritakan jika Film Sang Prabu merupakan film cerita legenda dengan alur cerita yang kuat. “Jadi di film ini nantinya ada tokoh Sang Prabu dan tokoh Adiguna yang akan memperebutan kitab wangsit Siliwangi.Kitab itu sebetulnya hanya siloka saja dan ada di diri kita sendiri. Jika dengan kelurusan hati, maka kita bisa menguasai dunia tetapi jika dengan angkara murka ya jangan harap,” katanya.

Film Sang Prabu, ditargetkan tayang di bioskop Indonesia dan rencananya proses produksi film tersebut akan berlangsung akhir Juli atau awal Agustus 2016 dengan sutradara Steven dan diproduseri oleh Tri Waluyo.

“Yang diharapkan dari film ini adalah membangkitkan kembali budaya kita yang sudah lama mati. Kalau berbicara bisnis kita juga bisnis tetapi bukan tujuan utama tetapi menjadikan tontonan ini menjadi tuntunan untuk perbaikan ahlak kita semua, sedikit demi sedikit,” ucapnya.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten (DKB) Bekasi, Iswandi Ihsan yang juga hadir dalam kegiatan  buka puasa bersama dan santunan anak yatim ini, mengapresiasi langkah yang dilakukan Sanggar Prabu.

“Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan buat kita masyarakat Kabupaten Bekasi dimana putra Bekasi sudah bisa paling tidak memberikan sumbangsih dalam hal pembuatan perfilman di Indonesia ini,” kata Iswandi.

Ia pun berharap dalam perekrutan pemain di film Sang Prabu bisa melibatkan banyak potensi-potensi seniman-seniman yang ada di Kabupaten Bekasi. (DB)

Baca Juga

medali-emas-kabupaten-bekasi

Atlet Berprestasi dijanjikan Jadi Pegawai Pemkab Bekasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Ketua KONI Kabupaten Bekasi, H. Romly memberikan angin segar bagi atlet-atlet …

bnk cikarang pusat

Aparatur Desa di Kecamatan Bojongmangu Terindikasi Gunakan Narkoba?

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT – Badan Narkotika Kabupaten Bekasi mengindikasikan adanya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan salah …