Api Mengamuk di Jarakosta! Gudang Limbah Ludes Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran hebat melanda sebuah gudang limbah dan lapak penampungan sampah di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/06) siang
Kebakaran hebat melanda sebuah gudang limbah dan lapak penampungan sampah di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/06) siang

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG BARAT – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang limbah dan lapak penampungan sampah di Kampung Jarakosta, Desa Danau Indah, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Selasa (16/06) siang.

Ketua RT 02 Kampung Jarakosta, Jefri, mengaku menerima laporan dari warga ketika api sudah berkobar besar. Saat tiba di lokasi, ia melihat si jago merah telah menghanguskan sebagian area gudang limbah.

Bacaan Lainnya

“Saya kurang tahu penyebab pastinya. Setelah ada laporan warga, saya cek ke lokasi dan api sudah besar. Kemungkinan berawal dari pembakaran sampah lalu merambat ke gudang limbah,” ujar Jefri.

Menurutnya, banyaknya material plastik dan limbah yang tersimpan di dalam gudang membuat api sangat mudah menyebar. Dalam waktu singkat, bangunan penyimpanan limbah beserta sebagian isinya ludes dilalap api.

BACA: Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Kekeringan dan Kebakaran saat Kemarau di Kabupaten Bekasi

Untuk mengendalikan kobaran api, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Armada tersebut terdiri dari satu unit dari kawasan MM2100, dua unit dari Cikarang Listrindo, dan tiga unit dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi.

Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Khoiru Budiman, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena banyaknya bahan yang mudah terbakar di area gudang.

“Kurang lebih dua jam proses pemadaman. Kendalanya karena material limbah dan plastik yang mudah terbakar serta masih menimbulkan bara di beberapa titik,” katanya.

Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Meski demikian, proses pendinginan masih dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Hingga pukul 15.00 WIB, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, jumlah kerugian material akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait