Pemkab Bekasi Libatkan Dokter dan Bidan Praktek Mandiri untuk Percepat Vaksinasi

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG PUSAT  – Pemerintah Kabupaten Bekasi membuka opsi vaksinasi dilakukan di dokter dan bidan yang membuka praktek sendiri. Langkah ini dilakukan untuk memudahkan warga mendapat vaksin setiap saat.

Penjabat Bupati Dani Ramdan mengatakan, setelah lebih dari 50 persen warganya mendapatkan vaksin, progres vaksinasi tidak lagi signifikan. Untuk itu, perlu dilakukan berbagai upaya lain agar kekebalan kelompok dapat segera terealisasi.

“Kenaikan jumlah sudah cukup bagus cuma problemnya dengan tinggi ini untuk naik lagi jadi sulit karena harus menyisir satu-satu. Kalau kemarin-kemarin kami buka gerai vaksin, warga berbondong-bondong datang. Sekarang kami buka 200 vaksin yang datang 60 orang karena rata-rata mereka sudah banyak divaksin. Untuk itu perlu upaya-upaya lain,” ucap dia.

Landainya vaksinasi, kata Dani, karena warga yang belum divaksin ini tidak memiliki waktu yang fleksibel untuk mendatangi gerai. Selain itu, banyak warga yang bermukim di lokasi yang jauh dari tempat vaksinasi.

Untuk itu, beragam upaya dilakukan, di antaranya dengan memberikan vaksin ke dokter dan bidan yang membuka praktek sendiri. Nantinya warga yang hendak divaksin tinggal mendatangi dokter dan bidan yang membuka vaksinasi.

“Problemanya memang yang disasar itu masyarakat yang memang tidak mau divaksin jadi dia lari. Di samping itu, memang ada juga yang bisanya cuma malam, karena pagi sampai sore kerja. Makanya sekarang kami dorong dokter praktek dan bidan mandiri juga melakukan vaksinasi, terutama di malam hari,” ucap dia.

Selain di bidan dan dokter praktek, Dani menambahkan vaksinasi pun telah dilakukan dengan cara door to door hingga vaksinasi pada malam hari di sejumlah titik keramaian dengan menggandeng aparatur Polri/TNI. (BC)

Pos terkait