Misteri Police Line di Cikarang Selatan Terungkap, Ternyata Terkait Dugaan Bundir di Dalam Mobil

Garis polisi yang terpasang di area parkir salah satu kawasan ruko di Kampung Gempol, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Garis polisi yang terpasang di area parkir salah satu kawasan ruko di Kampung Gempol, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

BERITACIKARANG.COM, CIKARANG SELATAN – Keberadaan garis polisi (police line) yang terpasang di area parkir salah satu kawasan ruko di Kampung Gempol, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya terungkap.

Setelah hampir sepekan memicu tanda tanya warga dan pengguna jalan yang melintas, belakangan diketahui jika lokasi tersebut ternyata menjadi tempat ditemukannya seorang pria yang diduga meninggal dunia akibat bunuh diri di dalam kendaraan.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Rabu, 17 Juni 2026 malam. Awalnya, penjaga ruko merasa curiga karena ada sebuah kendaraan roda empat yang terparkir sejak siang hari dan tidak berpindah tempat hingga malam.

Kecurigaan itu mendorong penjaga ruko untuk melakukan pengecekan. Saat diperiksa, ditemukan seseorang di dalam kendaraan yang diduga telah meninggal dunia.

BACA: Mayat dalam Koper Ditemukan di Cikarang Barat

Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Erwin Setiawan mengatakan setelah mendapat laporan dari warga, petugas  kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal dunia karena sengaja mengakhiri hidupnya.

“Dari hasil pemeriksaan di lokasi, dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana,” kata Kompol Erwin Setiawan.

Ia menjelaskan, korban diketahui memiliki persoalan pribadi. Berdasarkan keterangan yang diperoleh penyidik, korban sebelumnya telah bercerai dengan istrinya. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang melatarbelakangi tindakan korban.

“Pihak keluarga korban, telah ikhlas dan menerima kejadian tersebut adalah musibah,” tutupnya. (DIM)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Pos terkait